DWS: Dugaan Penyadapan Presiden oleh Mantan Kapolri Mengecewakan, Polri Harus Transparan
WARTAJOGJA.ID – Ketua DPD Gerindra DIY Danang Wicaksana Sulistya (DWS) menyatakan kekecewaannya atas dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto yang melibatkan mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
DWS menyebut perkara tersebut sebagai persoalan serius yang harus diungkap secara menyeluruh. Ia menilai dugaan keterlibatan mantan Kapolri dan sejumlah perwira tinggi Polri telah memunculkan kekecewaan di tengah masyarakat.
"Tentu mengecewakan apa yang dilakukan mantan Kapolri dan beberapa oknum perwira tinggi Polri lainnya. Terlebih ini sudah dilakukan sejak 2025," ujar DWS.
Namun, DWS menegaskan tidak akan berspekulasi mengenai kemungkinan adanya aktor lain yang memerintahkan penyadapan tersebut. Ia memilih menunggu hasil kerja aparat penegak hukum.
DWS percaya Polri mampu mengungkap perkara itu secara objektif di bawah kepemimpinan Jenderal Suyudi Ario Seto.
"Meskipun Listyo Sigit mantan pimpinan Polri, saya yakin penyidik akan profesional, transparan, dan mengungkap persoalan ini hingga terang benderang," jelas DWS.
Ia menilai transparansi menjadi tuntutan penting mengingat kasus tersebut menyangkut Presiden dan melibatkan mantan pimpinan Polri. Proses penyelidikan dan penyidikan diharapkan dapat menjawab berbagai pertanyaan masyarakat.
"Publik akan sangat menantikan dan memperhatikan perjalanan masalah ini. Banyak pertanyaan publik yang tentunya akan terjawab dalam penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan Polri," tambah DWS.
DWS juga meminta masyarakat tidak kehilangan kepercayaan terhadap institusi kepolisian. Ia menekankan bahwa dugaan pelanggaran oleh individu tidak seharusnya menghapus kepercayaan terhadap Polri secara keseluruhan.
"Saya percaya Polri akan transparan. Saya juga minta masyarakat juga percaya pada Polri dan kita tunggu perkembangannya," tegas DWS.
Post a Comment