News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Konsisten Jaga Kepercayaan Publik, Sido Muncul Raih Penghargaan Disway Award 2026

Konsisten Jaga Kepercayaan Publik, Sido Muncul Raih Penghargaan Disway Award 2026


WARTAJOGJA.ID : PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri kesehatan nasional dengan menyabet penghargaan Trusted and Popular Brand untuk kategori Industri Farmasi pada ajang Disway Award 2026 yang digelar di Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (30/9). Pencapaian ini menjadi kali kedua bagi produsen obat herbal tersebut menerima apresiasi bergengsi dari ajang yang sama.

​Keberhasilan mempertahankan predikat sebagai merek yang dipercaya dan populer di mata publik tidak lepas dari nilai dasar yang dipegang teguh oleh manajemen perusahaan. Direktur Utama Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, mengungkapkan bahwa fondasi utama dalam membangun dan menjalankan roda bisnis maupun kemitraan adalah menjaga kepercayaan secara konsisten. Menurutnya, kepercayaan konsumen hanya bisa diraih melalui kualitas produk yang nyata serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

​"Yang paling berharga dari sebuah usaha seperti kami itu, brand. Maka itu, brand bisa berharga kalau produknya mendapat kepercayaan masyarakat, karena produknya baik," ujar Irwan di sela-sela penyerahan penghargaan.

​Irwan menjelaskan bahwa komitmen untuk menjaga reputasi tersebut diwujudkan dengan mematuhi secara ketat seluruh regulasi pemerintah, mulai dari ketentuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), aturan lingkungan hidup, perpajakan, hingga perindustrian. Selain aturan eksternal, perusahaan juga menerapkan standar internal tinggi yang berfokus pada kebersihan fasilitas produksi dan kesejahteraan para karyawan.

​Lebih lanjut, Irwan menekankan bahwa dalam industri obat-obatan dan farmasi, klaim keunggulan atau keamanan tidak boleh disampaikan secara sepihak. Setiap produk yang dilempar ke pasar wajib dibuktikan melalui pengujian ilmiah yang ketat agar dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

​"Produk itu tidak bisa sekadar diklaim aman. Yang paling penting bagi kami sebagai pengusaha adalah membuat produk yang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan keamanannya, melalui uji toksisitas dan uji khasiat," tegas Irwan. Ia menambahkan bahwa pendekatan ilmiah tersebut meniru standar tinggi industri farmasi modern sehingga produk herbal mampu diserap dan diterima dengan baik oleh konsumen.

​Menghadapi dinamika era digital, Irwan tidak menampik bahwa perkembangan media sosial membawa tantangan tersendiri bagi keberlangsungan sebuah merek. Media sosial berpotensi menjadi alat efisien untuk mendekatkan produk kepada publik, namun di sisi lain berisiko memicu serangan kampanye hitam (black campaign). Sido Muncul sendiri sempat diterpa isu negatif di ruang digital, tetapi Irwan meyakini narasi tersebut bukan berasal dari sesama pelaku industri herbal atau farmasi, melainkan pihak lain yang memanfaatkan situasi. Perusahaan di industri yang sama meyakini prinsip tumbuh bersama tanpa saling menjatuhkan.

​Pendiri Disway sekaligus penyelenggara acara, Dahlan Iskan, memberikan apresiasi khusus atas kepemimpinan Sido Muncul dalam mengelola krisis reputasi di ranah digital. Menurut Dahlan, ketahanan Sido Muncul saat diterpa isu keliru di media sosial membuktikan kredibilitas perusahaan yang ditopang oleh langkah taktis dan tepat dari jajaran manajemen.

​"Nah, yang seperti ini tentu dihadapi oleh pemegang merek yang sekarang hadir di sini, menerima penghargaan dan masing-masing akan punya pengalaman sendiri-sendiri bagaimana mereknya dihancurkan di medsos dan langkahnya berbeda-beda untuk mengatasinya," tutur Dahlan. Ia menilai pengalaman Sido Muncul dalam mengatasi serangan di media sosial secara tenang dan tidak berkepanjangan menjadi pelajaran berharga bagi para pelaku industri lainnya dalam merumuskan strategi penanganan krisis di era transformasi digital.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment