Dukung Semarang Jadi Kota Wisata, Sido Muncul Dorong Mooncake Festival Jadi Agenda Annual
WARTAJOGJA.ID :Perayaan Mooncake Festival 2026 yang digelar di Kota Semarang tidak hanya menjadi ajang melestarikan tradisi, tetapi juga momentum penting dalam memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi daerah. Keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha dinilai menjadi faktor utama agar perhelatan budaya tersebut dapat terus berlanjut menjadi agenda rutin tahunan.
Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Semarang yang memfasilitasi perayaan kue bulan secara resmi. Sebagai warga yang telah menetap di Semarang sejak 1951, ia menilai gagasan ini sangat positif untuk menghidupkan suasana kota serta mendorong pertumbuhan ekonomi lintas sektor.
"Ini baru pertama kali saya merasakan diadakan Mooncake Festival ini sama Ibu Wali Kota. Jadi idenya bagus," ujar Irwan saat ditemui usai menghadiri acara Jamuan Makan Tok Panjang di Kelenteng See Hoo Kiong, Semarang, Kamis (24/9/2026).
Menurut Irwan, festival yang berakar dari tradisi Tionghoa ini memiliki daya tarik universal. Santapan kue bulan yang identik dengan simbol keutuhan, kebersamaan, dan reuni keluarga dapat dikemas menjadi atraksi budaya yang inklusif bagi seluruh wisatawan. Dampak positifnya akan langsung dirasakan oleh industri perhotelan, kuliner, hingga para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
"Saya berharap nanti ini akan jadi festival tahunan. Pokoknya jadi kota wisata. Kalau Semarang jadi tempat wisata, pertama cocok, bagus, menyenangkan. Dan nanti akan memajukan semuanya. Pengusaha hotel, UMKM, restoran-restoran," jelasnya.
Irwan menilai semangat kebersamaan dalam festival budaya ini sejalan dengan perjalanan sejarah Sido Muncul. Perusahaan yang memegang filosofi nama "impian yang terwujud" tersebut mengawali usahanya dari skala kecil dengan tiga orang karyawan pada 1951, hingga akhirnya berkembang pesat berkat kolaborasi bersama para petani bahan baku, jaringan UMKM, serta distributor perorangan sejak era 1970-an.
Atas dasar pengalaman tersebut, ia menekankan pentingnya sinergi antara warga, komunitas, dan dunia usaha dalam menyukseskan setiap agenda daerah.
"Pokoknya partisipasi masyarakat mendahului semua kesuksesan. Kalau nggak ada partisipasi, tidak ada keberhasilan," tegas Irwan.
Sebagai wujud dukungan nyata pada Mooncake Festival 2026, Sido Muncul turut ambil bagian dalam gelaran Heritage Food Festival di Gang Warung, Semarang, dengan menghadirkan beragam produk kesehatan herbal seperti Tolak Angin dan Tolak Linu. Keterlibatan ini diharapkan dapat memperkuat daya tarik acara sekaligus menyemarakkan tradisi lokal.
Irwan pun menyampaikan rasa bangganya terhadap kemajuan Kota Semarang dan berharap perayaan ini konsisten diselenggarakan setiap tahun.
"Saya bangga menjadi warga Kota Semarang dan saya mengucapkan selamat kepada sesama warga Semarang. Mudah-mudahan acara ini menjadi acara tahunan yang akan menjadi daerah tujuan wisata bagi masyarakat Indonesia," tuturnya.
Post a Comment