News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Mahasiswa KKN UMBY Dampingi Petani Magelang Olah Pupuk Organik Mandiri

Mahasiswa KKN UMBY Dampingi Petani Magelang Olah Pupuk Organik Mandiri


WARTAJOGJA.ID — Tim Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) XLIX Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Kelompok 28 menggelar pelatihan dan praktik pembuatan pupuk organik mandiri di Dusun Dompyong, Desa Daleman Kidul, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Minggu (9/8/2026).

Kegiatan ini merespons keluhan petani terkait tingginya harga pupuk dan ancaman hama pertanian belakangan terakhir.

​Program edukasi bertajuk "Pelatihan & Praktik Pembuatan Pupuk Organik dari Bahan Alami" ini berfokus pada penyelesaian kendala ekonomi dan lingkungan yang dihadapi sektor pertanian lokal. 

Kepala Dukuh Dompyong, Subari, mengungkapkan bahwa petani di wilayahnya selama ini terbebani oleh tingginya biaya operasional, baik untuk pembelian pupuk buatan maupun pestisida kimia. 

"Kendala utama yang dialami warga adalah mahalnya harga pupuk kompos komersial serta ketergantungan pada obat kimia untuk membasmi hama yang terus menyerang tanaman," ujar Subari.

​Guna mengatasi persoalan tersebut, sebanyak 22 petani Dusun Dompyong berkumpul dan terlibat aktif dalam rangkaian sesi teori hingga praktik lapangan. Pelatihan ini menghadirkan praktisi pertanian Gandung Sunardi sebagai pemateri. 


Dalam sesi praktik, para peserta diajarkan teknik pengolahan pupuk kompos secara mandiri memanfaatkan potensi bahan organik lokal yang melimpah, seperti inthil atau kotoran kambing, pupuk kandang, serta larutan Effective Microorganisms 4 (EM4) yang berfungsi sebagai aktivator fermentasi.

​Inisiatif mahasiswa UMBY ini mendapat apresiasi dari pihak dusun. 

"Sosialisasi mengenai pembuatan pupuk alternatif dan obat nabati dari tim UMBY ini sangat relevan serta memberikan dampak langsung bagi kelangsungan usaha tani warga setempat," ujarnya.

​Di sisi lain, pemateri pelatihan, Gandung Sunardi, menekankan pentingnya membangun kemandirian petani dalam mengolah limbah peternakan dan pertanian yang ada di sekitar mereka. 

Ia menegaskan bahwa pemanfaatan bahan alami tidak hanya menekan biaya produksi, tetapi juga menjaga kesuburan tanah untuk jangka panjang. 

"Kesadaran untuk memproduksi pupuk dan pestisida alami secara mandiri merupakan kunci penting dalam mewujudkan kesejahteraan petani sekaligus merawat kelestarian tanah bagi generasi mendatang," urai Gandung.

​Rangkaian kegiatan pelatihan ini ditutup dengan pembuatan percontohan pupuk kompos oleh tim KKN PPM XLIX UMBY Kelompok 28 di bawah bimbingan langsung Gandung Sunardi. Percontohan tersebut disiapkan sebagai rujukan praktis agar para petani di Dusun Dompyong dapat menerapkannya secara berkelanjutan.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment