Buka Akses Pendidikan Tinggi Digital, SiberMu Tawarkan Kuliah S1 100 Persen Daring Bebas Biaya Pendaftaran
WARTAJOGJA.ID — Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu) resmi membuka penerimaan mahasiswa baru untuk enam program studi jenjang Strata 1 (S1) Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) dengan skema perkuliahan 100 persen online.
Langkah ini dihadirkan guna memberikan kemudahan akses kuliah bermutu yang fleksibel dan terjangkau bagi masyarakat di seluruh pelosok tanah air hingga mancanegara.
Direktorat Penerimaan Mahasiswa Baru SiberMu, Wicaksono Sulistyo, menjelaskan bahwa calon mahasiswa yang berminat mendaftar dapat mengakses laman resmi admisi di sibermu.ac.id/admisi atau menghubungi layanan informasi di nomor 0851-7306-5436 dan 0851-7979-4147.
Wicaksono membeberkan, bahwa SiberMu membebaskan seluruh biaya pendaftaran untuk memudahkan siapa saja yang ingin melanjutkan studi tanpa beban awal.
Ia memaparkan terdapat enam program studi S1 PJJ yang terakreditasi "Baik" oleh BAN-PT, yaitu Informatika, Sistem Informasi, Administrasi Kesehatan, Hukum, Manajemen, serta Akuntansi.
Mengenai rincian pembiayaan, calon mahasiswa hanya dikenakan biaya uang masuk sebesar Rp610.000 yang sudah mencakup fasilitas jas almamater, kartu tanda mahasiswa (KTM), dan merchandise resmi kampus.
Lebih lanjut, Wicaksono Sulistyo menguraikan bahwa skema perkuliahan terbagi menjadi dua pilihan fleksibel, yaitu opsi penuh waktu 18 SKS dengan total biaya Rp2.140.000 per semester dan opsi paruh waktu 9 SKS senilai Rp1.195.000 per semester dengan tarif SPP Rp105.000 per SKS serta biaya her-registrasi Rp250.000. Seluruh komponen SPP tersebut sudah mencakup biaya SPP variabel, ujian, dan tutorial, serta dapat diangsur dua kali pembayaran pada awal dan pertengahan semester.
Sebelumnya, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengapresiasi terobosan SiberMu yang dinilainya sebagai pelopor era baru dalam menghadirkan universitas siber yang niscaya bagi Muhammadiyah sebagai wujud Islam yang berkemajuan.
Sejalan dengan hal tersebut, Rektor Universitas Siber Muhammadiyah, Bambang Riyanta, menyampaikan bahwa kampus yang kini memiliki 2.610 mahasiswa aktif dari dalam negeri hingga luar negeri seperti Mesir dan Rusia ini juga menerapkan konsep full digital yang ramah lingkungan karena hanya menghabiskan tak lebih dari sepuluh rim kertas selama tiga tahun beroperasi.
Post a Comment