News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kemenko PM dan UI Bersinergi Siapkan Strategi Keluar dari Middle-Income Trap

Kemenko PM dan UI Bersinergi Siapkan Strategi Keluar dari Middle-Income Trap


WARTAJOGJA.ID : Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) bersama Universitas Indonesia (UI) memperkuat sinergi riset dan kebijakan melalui Seminar Nasional “Tantangan Pemberdayaan Masyarakat Menghadapi Middle-Income Trap di Indonesia” di Balai Sidang UI, Depok, Rabu (20/05).

Sekitar 300 peserta dari 44 kementerian/lembaga, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan hadir dalam forum strategis yang membahas langkah Indonesia keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah menuju pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI, Prof. Dr. Hamdi Muluk, M.Si., menegaskan peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan kebijakan berbasis riset dan inovasi.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kemenko PM, Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris, dalam sambutan yang disampaikan Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Digitalisasi Kemenko PM, menyoroti tantangan struktural pembangunan nasional. Meski ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I 2026, penurunan upah riil pekerja menunjukkan pertumbuhan belum sepenuhnya ditopang investasi produktif dan transformasi ekonomi yang kuat.

“Kesenjangan antara riset dan kebijakan masih menjadi tantangan besar. Kolaborasi Kemenko PM dan UI adalah langkah nyata untuk memastikan hasil riset dapat menjadi dasar kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Diskusi yang menghadirkan Prof. Elwin Tobing, Ph.D., dan Prof. Kiki Verico, Ph.D., ini diharapkan menghasilkan rekomendasi kebijakan konkret untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat di desa, daerah tertinggal, dan kawasan perbatasan sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment