Santap Brongkos di Kantin Balai Kota Yogya, Sekjen PDIP Apresiasi Kinerja Satu Tahun Hasto - Wawan
WARTAJOGJA.ID : Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, melakukan kunjungan ke Balai Kota Yogyakarta pada Kamis (9/4/2026) untuk meninjau secara langsung capaian satu tahun kepemimpinan Hasto Wardoyo dan Wawan Harmawan.
Hasto bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Yogya juga menyempatkan bersantap siang bersama menu Nasi Brongkos di Kantin Balai Kota Yogya.
Kedatangan Sekjen PDIP ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil di level pemerintah kota tetap berada dalam koridor instruksi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, khususnya dalam memperkuat ketahanan daerah di tengah dinamika geopolitik global yang tidak menentu.
Dalam diskusi yang berlangsung di pusat pemerintahan Kota Yogyakarta tersebut, Hasto Kristiyanto menekankan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari pengawasan partai terhadap para kadernya yang menjabat sebagai kepala daerah.
Ia menjelaskan bahwa sesaat setelah adanya serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran, pihak partai langsung mengeluarkan instruksi khusus agar pemerintah daerah segera melakukan rekonsolidasi fiskal.
Hal ini dipandang sangat penting mengingat adanya kebijakan pemotongan anggaran transfer ke daerah dari pemerintah pusat yang dapat mengancam program-program kemasyarakatan.
"Tiga hari setelah serangan tersebut, Ibu Mega mengeluarkan instruksi untuk melakukan rekonsolidasi fiskal. Apalagi kita tahu ada kebijakan pemerintah pusat yang melakukan pemotongan anggaran transfer ke daerah, yang berdampak serius bagi wilayah-wilayah di Indonesia," ujar Hasto Kristiyanto saat memberikan keterangan kepada awak media di lingkungan Balai Kota. Ia menambahkan bahwa kunjungan ini juga untuk melihat sejauh mana kreativitas kepala daerah dalam menjaga anggaran agar tetap mampu membiayai program rakyat meskipun terjadi efisiensi anggaran dari pusat.
Di sela kunjungan tersebut, Hasto Kristiyanto memberikan apresiasi tinggi setelah mengetahui bahwa di bawah kendali Hasto Wardoyo, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Yogyakarta justru melonjak drastis hingga menyentuh angka Rp1 triliun untuk pertama kalinya.
Capaian ini disebutnya sebagai prestasi impresif yang membuktikan bahwa inovasi fiskal dapat berjalan efektif tanpa harus menambah beban ekonomi bagi warga. Keberhasilan tersebut dinilai sejalan dengan visi PDI Perjuangan untuk menjadikan rakyat kecil sebagai kekuatan produktif melalui program pemberdayaan seperti bedah rumah dan infrastruktur padat karya.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyambut baik kedatangan Sekjen PDI Perjuangan dan menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian target PAD yang selama ini dianggap sangat berat untuk diraih.
Ia memaparkan kepada rombongan bahwa kenaikan pendapatan dari tahun 2024 ke 2025 merupakan sebuah lompatan besar yang memecahkan tren linier tahun-tahun sebelumnya yang biasanya tertahan di kisaran Rp830 miliar hingga Rp850 miliar saja.
"Daerah yang sudah lama punya cita-cita 1 triliun, tapi belum pernah kesampaian, dan alhamdulillah tahun 2025 itu PAD-nya mencapai 1 triliun," kata Hasto Wardoyo kepada para tamu yang hadir.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, yang turut mendampingi pertemuan tersebut, menyatakan bahwa kehadiran Sekjen di Balai Kota memberikan motivasi tambahan bagi pihak eksekutif untuk terus menggencarkan program pro-rakyat.
Menurut Eko, diskusi tersebut juga menjadi ajang untuk berbagi strategi agar daerah tetap mampu mandiri secara ekonomi di tengah tantangan global. Hasto Kristiyanto menutup kunjungannya dengan menegaskan bahwa koordinasi antar kepala daerah akan terus diperkuat.
"Sehingga saat ini seluruh kepala daerah dari PDI Perjuangan saling berbagi pengalaman untuk kemudian menampilkan daya kreativitas di tengah berbagai kesulitan-kesulitan dalam kehidupan perekonomian kita, agar rakyat menjadi fokus perhatian utama," pungkasnya.
Post a Comment