News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Dubes Inggris Indonesia & Timor Leste Apresiasi Layanan KAI Daop 6 Yogya Modern- Ramah Lingkungan

Dubes Inggris Indonesia & Timor Leste Apresiasi Layanan KAI Daop 6 Yogya Modern- Ramah Lingkungan

WARTAJOGJA.ID : KAI Daop 6 Yogyakarta menerima kunjungan Duta Besar Inggris untuk Indonesia & Timor Leste His Majesty’s Ambassador Dominic Jermey CVO OBE bersama GKR Mangkubumi sebagai perwakilan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat di Stasiun Yogyakarta. EVP KAI Daop 6 Yogyakarta Bambang Respationo bersama jajaran menyambut langsung kedatangan Dubes Inggris dan GKR Mangkubumi. Turut hadir pula jajaran Forkompimda Provinsi DIY.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia & Timor Leste His Majesty’s Ambassador Dominic Jermey CVO OBE menyampaikan bahwa tujuan kunjungannya adalah dalam rangka memperkuat kolaborasi antara Inggris dan Yogyakarta, mulai dari aksi iklim hingga pendidikan, sebagai bagian dari Kemitraan Strategis Inggris–Indonesia yang diluncurkan pada awal tahun ini oleh Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Sir Keir Starmer.
 
“Di Yogyakarta, Kemitraan Strategis Inggris–Indonesia telah menunjukkan hasil nyata. Melalui MELAJU, kemitraan infrastruktur Inggris–Indonesia, Inggris mendukung transisi menuju sistem mobilitas perkotaan yang rendah karbon dan terintegrasi. Dukungan ini mencakup penyusunan panduan implementasi Transit-Oriented Development (TOD) dan Land Value Capture, serta bantuan teknis yang diperlukan untuk meletakkan dasar perencanaan emobility yang inklusif. Di luar mobilitas rendah karbon, kami juga turut mendukung upaya ketahanan iklim dan inisiatif berbasis Masyarakat, mulai dari pengelolaan sampah sirkular di Bantul hingga kehutanan sosial dan ekowisata di Kulon Progo. Prinsip inklusivitas menjadi inti pendekatan kami, termasuk melalui aksi iklim yang responsif gender serta memastikan sistem transportasi dapat melayani seluruh lapisan masyarakat,” ujar Duta Besar Inggris untuk Indonesia & Timor Leste His Majesty’s Ambassador Dominic Jermey CVO OBE.

EVP KAI Daop 6 Yogyakarta Bambang Respationo berkesempatan mendampingi Dubes Inggris meninjau langsung suasana pelayanan dan fasilitas yang ada di Stasiun Yogyakarta seperti sistem Face Recognition, ruang tunggu penumpang, passanger crossing, hingga peron pemberangkatan penumpang. Duta Besar Inggris untuk Indonesia & Timor Leste His Majesty’s Ambassador Dominic Jermey CVO OBE menyampaikan apresiasinya kepada KAI Daop 6 Yogyakarta atas peningkatan pelayanan yang maju dan semangat inovasi yang berbasis keberlanjutan lingkungan.

EVP KAI Daop 6 Yogyakarta Bambang Respationo menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemerintah Inggris untuk kemajuan transportasi kereta api yang tidak hanya mengusung integrasi antarmoda tapi juga inklusivitas dan keberlanjutan lingkungan. Bambang juga menyampaikan bahwa pelayanan yang mengusung kemudahan bagi pelanggan, inklusivitas serta ramah lingkungan dan berkelanjutan merupakan salah satu semangat KAI dalam melakukan berbagai inovasi dan peningkatan layanan. Hal ini juga sebagai dukungan untuk program strategis Pemerintah yang menargetkan dapat mencapai Net Zero Emission atau emisi nol bersih pada tahun 2060 atau lebih cepat. Keberlanjutan lingkungan ini juga akan menjadi salah satu fondasi penting dalam rencana penataan Stasiun Yogyakarta kedepannya.

“Rencana penataan Stasiun Yogyakarta nantinya selain untuk peningkatan kapasitas juga untuk kemudahan integrasi antarmoda guna peningkatan keselamatan dan kenyamanan penumpang. Penumpang nantinya akan kian dimudahkan untuk mengakses transportasi lanjutan dari stasiun dengan berbagai pilihan moda lanjutan sesuai kebutuhan. Rencana penataan ini tentunya juga mengusung semangat keberlanjutan lingkungan serta mendukung pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Yogyakarta,” ujar EVP KAI Daop 6 Yogyakarta Bambang Respationo.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menyampaikan bahwa berbagai upaya peningkatan layanan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan dalam beberapa tahun terakhir telah dilakukan oleh KAI Daop 6 Yogyakarta. Sistem boarding face recognition dapat menekan penggunaan kertas, fasilitas water station yang menyediakan air minum gratis bagi pelanggan juga menekan penggunaan botol plastik sekali pakai, mesin pengering payung untuk mengurangi penggunaan plastik, dan berbagai inovasi ramah lingkungan lainnya.

“Selain itu, dengan memilih menggunakan transportasi kereta api juga telah menjadi partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung kelestarian lingkungan. Kereta api merupakan moda transportasi yang rendah emisi. Fitur Carbon Footprint di aplikasi Access by KAI memungkinkan penumpang dapat melihat dan menghitung estimasi emisi karbon yang dihasilkan selama perjalanan kereta api. Berbagai upaya peningkatan pelayanan yang inklusif, terintegrasi, ramah lingkungan serta berkelanjutan akan terus dihadirkan oleh KAI Daop 6 Yogyakarta dan hal ini tentu memerlukan dukungan seluruh pihak termasuk pelanggan kereta api,” tutup Feni.


Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

Post a Comment