News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Sleman Siapkan Pemilihan Lurah PAW Hingga Beberkan Upaya Transformasi Perpustakaan 2030

Sleman Siapkan Pemilihan Lurah PAW Hingga Beberkan Upaya Transformasi Perpustakaan 2030


WARTAJOGJA.ID : Pemerintah Kabupaten Sleman terus bersiap memperkuat fondasi pemerintahan desa dan kualitas sumber daya manusia melalui dua agenda besar dalam waktu dekat yang dipaparkan dalam jumpa pers pada Kamis, 5 Maret 2026. 

Agenda itu diantaranya penguatan tata kelola kalurahan melalui Pemilihan Lurah Antar Waktu (PAW) serta ambisi besar menjadikan Sleman sebagai pionir literasi masa depan pada tahun 2030.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan Kabupaten Sleman, R. Budi Pramono, S.I.P., M.Si., menyampaikan bahwa pada tahun 2026 ini terdapat lima kalurahan yang dijadwalkan melaksanakan Pemilihan Lurah Antar Waktu, yaitu Kalurahan Caturtunggal, Maguwoharjo, Candibinangun, Trihanggo, dan Sendangadi. 

"Langkah ini diambil untuk mengisi kekosongan jabatan lurah yang berhenti sebelum masa jabatannya berakhir dengan sisa masa jabatan lebih dari satu tahun melalui mekanisme Musyawarah Kalurahan yang melibatkan unsur masyarakat dan lembaga kalurahan secara proporsional," kata Budi.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Sleman sedang dalam tahap finalisasi Peraturan Bupati tentang Pedoman Tata Cara Pemilihan Lurah Antar Waktu sebagai payung hukum pelaksanaan yang mencakup tahapan pembentukan panitia oleh Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal), penjaringan, penyaringan, hingga pelantikan lurah terpilih. 

Selain agenda PAW 2026, Budi Pramono juga mengungkapkan rencana jangka panjang pemilihan lurah serentak yang akan melibatkan 51 kalurahan pada tahun 2028 dan 35 kalurahan pada tahun 2029. 

"Dengan difinalisasinya Peraturan Bupati serta perencanaan pemilihan hingga 2029, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap tata kelola pemerintahan kalurahan semakin kuat serta mampu mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah secara berkelanjutan," jelasnya.

Sejalan dengan penguatan birokrasi di tingkat desa, sektor intelektual masyarakat juga menjadi prioritas melalui visi Sleman 2030: Transformasi Menuju Pionir Literasi Masa Depan. 

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Dra. Shavitri Nurmala Dewi, MA, menegaskan bahwa program ini merupakan pilar utama dalam mendukung visi Bupati Sleman untuk meningkatkan kualitas SDM, memperkuat ekonomi berbasis literasi terapan, serta melestarikan budaya melalui pengarsipan sejarah. 

"Sleman tidak memulai dari nol karena telah memiliki rekam jejak kuat seperti penguatan perpustakaan kalurahan sebagai pusat pemberdayaan, digitalisasi kearsipan daerah, optimalisasi aplikasi E-Library Sleman Membaca, hingga kolaborasi aktif dengan komunitas literasi di seluruh kapanewon," kata Shavitri.

Namun, Shavitri juga mengakui adanya tantangan nyata seperti disrupsi digital yang mengharuskan masyarakat beralih dari konsumsi konten pasif menjadi produktif, kesenjangan akses fasilitas hingga tingkat padukuhan, serta kebutuhan akan kecakapan baru terkait AI dan penyaringan hoaks. 

Menjawab hal tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan telah menyiapkan strategi visioner seperti integrasi arsip sejarah 110 tahun Sleman dengan teknologi VR/AR (Virtual Reality/Augmented Reality) serta pengembangan Sleman Literary Hub untuk skala internasional. 

"Literasi adalah investasi jangka panjang, dengan semangat Nyawiji dan gotong royong, mari kita kawal Sleman bukan hanya sebagai pembaca yang baik, tapi sebagai pencipta masa depan yang gemilang," pungkas Shavitri.

Melalui sinergi antara tata kelola desa yang stabil dan peningkatan literasi yang inklusif, Pemerintah Kabupaten Sleman optimistis dapat mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, mandiri, dan berbudaya melalui peradaban berbasis pengetahuan yang kuat. 

Seluruh tahapan ini juga akan dikoordinasikan secara intensif dengan berbagai pihak terkait guna menjamin stabilitas keamanan serta ketertiban di wilayah Sleman.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment