Bluebird Group Ajak Masyarakat Yogyakarta Rayakan Kemenangan di Momen Perjalanan Ramadan
WARTAJOGJA.ID : Pola perjalanan masyarakat di Yogyakarta selama Ramadan hingga Lebaran mengalami perubahan yang terfokus pada agenda silaturahmi, perjalanan mudik dan arus balik.
Sebagai salah satu hub mobilitas di wilayah Jawa bagian selatan, Yogyakarta juga menjadi titik pertemuan berbagai moda transportasi bagi masyarakat yang melanjutkan perjalanan ke berbagai kota di sekitarnya.
Kondisi ini mendorong kebutuhan akan layanan mobilitas yang mudah diakses dan dapat diandalkan. Menjawab kebutuhan tersebut, Bluebird Group memperkuat kesiapan operasionalnya di wilayah Yogyakarta sepanjang periode Ramadan hingga pasca-Lebaran.
Perusahaan memastikan ketersediaan armada di berbagai titik mobilitas utama di
Yogyakarta. Kesiapan layanan difokuskan pada transport hub seperti Stasiun Tugu, Stasiun Lempuyangan, serta Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) yang menjadi titik pertemuan berbagai moda perjalanan masyarakat.
Melalui kesiapan ini, Bluebird Group mendukung konektivitas perjalanan multimoda yang nyaman, baik untuk mobilitas dalam kota maupun perjalanan lanjutan ke berbagai kota di sekitarnya.
Wahyu T Cahyono, General Manager Bluebird Group Jateng & DIY, mengatakan kesiapan ini dirancang secara strategis untuk mengantisipasi permintaan di periode Ramadan hingga setelah Lebaran.
“Yogyakarta memiliki peran penting sebagai simpul konektivitas perjalanan, sehingga kami memastikan kesiapan armada dan layanan multimoda di titik-titik strategis Yogyakarta, baik untuk layanan Bluebird, Cititrans, Bigbird, maupun Goldenbird, guna mendukung kebutuhan perjalanan dalam kota hingga perjalanan lanjutan ke berbagai kota di sekitarnya,” ujarnya.
Hal ini sejalan dengan proyeksi Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta yang memperkirakan sekitar 8 juta orang akan melakukan mobilitas keluar-masuk DIY selama periode libur Lebaran 2026, hampir dua kali lipat dibanding jumlah penduduk DIY yang tercatat sekitar 3,78 juta jiwa. Proyeksi tersebut menunjukkan bahwa periode menjelang dan setelah Lebaran menjadi fase paling krusial bagi layanan transportasi di wilayah ini.
Data internal 2025 Bluebird Group menunjukkan peningkatan permintaan di beberapa layanan selama periode ini. Layanan taksi Bluebird menunjukkan pertumbuhan sekitar 20% para periode arus balik dibandingkan periode sebelum Ramadan.
Cititrans mencatatkan kenaikan okupansi sebesar 11% dari dan ke Yogyakarta pada periode Lebaran dan arus balik dibanding periode sebelum Ramadan. Sementara itu, Bluebird Kirim turut mengalami peningkatan permintaan hingga 38% selama bulan Ramadan, seiring meningkatnya kebutuhan pengiriman hampers dan paket antar keluarga menjelang Hari Raya.
Selain kesiapan operasional, Bluebird Group memaknai perjalanan selama Ramadan sebagai bagian dari momen kemenangan yang lebih personal, ketika perjalanan terasa lebih tenang dan terencana, waktu bersama orang terdekat lebih terjaga, dan agenda penting dapat dijalani tanpa kekhawatiran.
Sekar Adisty, Head of Communications & Community PT Blue Bird Tbk, menyampaikan bahwa semangat inilah yang melandasi kampanye #MenangBarengBluebird. “Ramadan adalah tentang memenangkan hal-hal kecil yang sering menguji kita, mulai dari stres, rasa tidak sabar, hingga suasana hati yang mudah berubah akibat padatnya aktivitas, termasuk dalam perjalanan. Bluebird Group hadir sebagai teman perjalanan yang membantu menjaga ketenangan, mengantarkan pelanggan menutup bulan suci menjadi pribadi yang lebih utuh saat merayakan hari kemenangan,” jelasnya.
Beragam inisiatif tersebut diwujudkan melalui optimalisasi fitur di aplikasi MyBluebird, termasuk Advance Booking yang memungkinkan pelanggan menjadwalkan perjalanan lebih awal sesuai agenda berbuka, silaturahmi, atau perjalanan mudik, serta Fixed Price yang memberikan kepastian tarif sehingga pelanggan tetap tenang meski kondisi lalu lintas padat.
Dengan kesiapan operasional yang menyeluruh serta dukungan berbagai inisiatif yang relevan, Bluebird Group terus berkomitmen menghadirkan layanan mobilitas yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat dan wisatawan Yogyakarta sepanjang Ramadan hingga arus balik Lebaran 2026.
Post a Comment