News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

KPPU dan Pemda DIY Perketat Pengawasan Pangan di Pasar Kranggan Jelang Lebaran

KPPU dan Pemda DIY Perketat Pengawasan Pangan di Pasar Kranggan Jelang Lebaran

WARTAJOGJA.ID – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bersama Pemerintah Daerah DIY dan Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan inspeksi mendadak guna memantau harga serta pasokan komoditas pangan pokok di Pasar Kranggan, Senin, 9 Maret 2026. 

Langkah kolaboratif ini sengaja ditempuh untuk memastikan stabilitas harga dan menjamin ketersediaan stok pangan bagi masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri yang tinggal menghitung hari.

Di sisi pengawasan persaingan, Kepala Kantor Wilayah KPPU DIY, M. Hendry Setyawan, menyatakan bahwa pihaknya telah mengonfirmasi langsung kepada para pedagang mengenai indikasi praktik tying bundling atau syarat pembelian produk lain yang sempat marak pada tahun 2021 lalu. 

"Kami memastikan bahwa praktik bundling paksa seperti kasus minyak goreng dulu sudah tidak ditemukan lagi di Pasar Kranggan karena kejadian tersebut telah menjadi pelajaran berharga bagi para pelaku usaha," kata dia.

Namun, Hendry memberikan catatan kritis mengenai ketimpangan persaingan antara pedagang ayam potong di dalam pasar dengan pedagang di luar pasar atau pinggir jalan yang menciptakan ketidakadilan akibat perbedaan biaya operasional seperti retribusi. 

Ia menekankan pentingnya peran Pemerintah Daerah dalam mengatur "aturan main" melalui Perda atau Perwal agar tercipta equal playing field atau level persaingan yang seimbang bagi seluruh pedagang. Hendry memperingatkan bahwa tanpa regulasi yang tegas dari Pemda, kondisi persaingan tersebut ibarat "tawuran" yang berada di luar ranah pengawasan persaingan usaha mereka, sehingga penataan zonasi dan aturan berjualan menjadi kunci utama keadilan pasar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Yuna Pancawati, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil sampling langsung di lapangan, secara keseluruhan kondisi harga pangan di wilayah Yogyakarta masih relatif stabil dan posisi pasokan berada dalam status aman. 

"Pemantauan bersama KPPU dan Pemerintah Kota Yogyakarta ini merupakan komitmen pemerintah untuk menjaga psikologi pasar agar kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan harga yang wajar selama masa Lebaran," kata Yuna.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar Ismuwardani, mengungkapkan bahwa meski kondisi umum terkendali, pihaknya mencatat adanya beberapa komoditas yang mulai merangkak naik.


"Salah satunya adalah cabai rawit merah yang mengalami kenaikan harga tipis. Veronica juga memberikan peringatan dini terkait komoditas daging sapi yang diprediksi akan mengalami kenaikan harga sekitar Rp10.000 per kilogram pada hari Rabu mendatang, yang dipicu oleh pengumuman dari sentra pemotongan Segoroyoso serta lonjakan permintaan konsumen yang biasanya terjadi sepekan sebelum hari raya," kata dia.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment