News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Sinergi Budaya dan Modernitas: Fraksi PAN DPRD Kota Yogyakarta Kawal Raperda Lingkungan Hidup 2026-2056

Sinergi Budaya dan Modernitas: Fraksi PAN DPRD Kota Yogyakarta Kawal Raperda Lingkungan Hidup 2026-2056

WARTAJOGJA.ID – Kelestarian ekosistem di Kota Yogyakarta diharapkan tidak hanya berhenti di atas kertas, melainkan mampu menjadi komitmen nyata yang berakar pada nilai lokal. 

Sekretaris Fraksi PAN DPRD Kota Yogyakarta, Indaruwanto Eko Cahyono, menegaskan bahwa Raperda tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Tahun 2026-2056 yang kini tengah dibahas intensif harus menjadi dokumen ‘hidup’ yang fleksibel terhadap perubahan zaman. 

Menurutnya, regulasi ini memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga identitas kota di tengah arus modernisasi. “Harmonisasi antara fisik kota yang modern dengan jiwa spiritual Hamemayu Hayuning Bawana adalah kunci keberhasilan yang tak terbantahkan,” tandas Indaruwanto di tengah proses pembahasan kepanitiaan khusus dewan, Senin 9 Maret 2026.

Fraksi PAN memandang bahwa perwujudan visi sebagai kota yang tangguh, berbudaya, dan sejahtera bagi generasi masa depan hanya dapat dicapai jika regulasi lingkungan hidup diposisikan sebagai panglima tertinggi dalam pembangunan berkelanjutan. 

Hal ini menuntut Pemerintah Kota Yogyakarta untuk memastikan adanya keselarasan yang mutlak antara Raperda ini dengan dokumen perencanaan daerah lainnya, mulai dari RPJPD, RPJMD, hingga aturan teknis tata ruang atau RTRW. Tanpa integrasi yang kuat antar-dokumen perencanaan tersebut, arah pembangunan dikhawatirkan akan kehilangan sinkronisasi dalam menjawab tantangan ekologis jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.

Guna memperkuat daya eksekusi di lapangan, Fraksi PAN merekomendasikan penguatan kolaborasi pentahelix yang menyatukan peran pemerintah, akademisi, masyarakat, sektor swasta, hingga media massa. Indaruwanto Eko Cahyono menekankan bahwa keterlibatan kolektif ini merupakan kunci untuk memastikan keadilan ekologis bagi seluruh warga tanpa adanya sekat diskriminasi antara kepentingan komersial dan hak dasar rakyat untuk mendapatkan lingkungan yang sehat. 

Ia menyatakan bahwa pencapaian agenda besar ini pada akhirnya sangat bergantung pada ketegasan sikap otoritas. “Ini semua membutuhkan komitmen politik yang kuat dan dukungan kolektif dari seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya menutup pernyataan terkait rekomendasi fraksi.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

Post a Comment