News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Jamin Mudik Aman, Dishub Sleman Siagakan Ratusan Personel dan Skema Lalu Lintas

Jamin Mudik Aman, Dishub Sleman Siagakan Ratusan Personel dan Skema Lalu Lintas


WARTAJOGJA.ID – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perhubungan (Dishub) berkomitmen mewujudkan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 yang aman, lancar, dan berkeselamatan bagi seluruh pemudik yang melintasi wilayah Bumi Sembada. 

Berdasarkan analisis potensi pergerakan, puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada H-2 Lebaran atau tanggal 18 Maret 2026, sementara puncak arus balik diperkirakan jatuh pada H+3 Lebaran atau 23 Maret 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Heri Kuntadi, A.P, M.T., menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah komprehensif untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan. "Fokus utama kami adalah menjamin keselamatan pengguna jalan, sehingga Dishub Sleman mengerahkan total 190 personel yang akan bertugas secara bergantian selama masa angkutan Lebaran guna memastikan kelancaran lalu lintas di titik-titik rawan," ujar Heri Kuntadi menjelaskan strategi operasional di lapangan.

Sebagai bagian dari pengamanan, Dishub Sleman mendirikan sejumlah posko strategis, yang terdiri dari satu Posko Induk di Kantor Dinas Perhubungan, empat Posko Pelayanan di lokasi krusial seperti Prambanan, Kaliurang, Tempel, dan Gamping, serta satu Posko Gabungan di Monumen Jogja Kembali (Monjali). 

Selain kesiagaan personel, infrastruktur pendukung juga diperkuat dengan operasional 32 lokasi Area Traffic Control System (ATCS) untuk memantau arus kendaraan secara real-time, serta memastikan seluruh lampu penerangan jalan umum (PJU) dan fasilitas perlengkapan jalan lainnya dalam kondisi berfungsi baik.
Heri Kuntadi juga menjelaskan bahwa koordinasi lintas sektoral terus diperkuat melalui Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). "Kami telah memetakan 14 titik rawan kecelakaan dan 10 titik rawan kemacetan di seluruh wilayah Sleman sebagai dasar penentuan rekayasa lalu lintas serta penempatan personel," tambahnya. Selain itu, Dishub akan melakukan manajemen parkir yang ketat, terutama di kawasan wisata, serta melaksanakan inspeksi keselamatan kendaraan (ramp check) pada angkutan umum guna meminimalkan risiko kecelakaan akibat kendala teknis.
Upaya preventif lainnya mencakup sosialisasi keselamatan jalan melalui berbagai kanal informasi guna mengedukasi masyarakat agar tetap waspada selama berkendara. Dengan kesiapan yang mencakup manajemen operasional lalu lintas, sarana prasarana, hingga mitigasi risiko di jalur-jalur rawan, Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman optimis dapat memberikan kenyamanan maksimal bagi para pendatang maupun warga lokal selama masa perayaan Idulfitri 1447 H.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment