Sleman Siapkan 58 Ruas Jalan Kabupaten untuk Arus Mudik Lebaran 2026
WARTAJOGJA.ID – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) memastikan kesiapan infrastruktur jalan kabupaten dalam menyambut periode libur Lebaran 2026. Berdasarkan data status jalan terbaru, terdapat 371 ruas jalan dengan panjang total 733,67 km yang dikelola oleh pemerintah daerah.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Kabupaten Sleman, Fauzan Ma’ruf, ST, menyampaikan bahwa kondisi jalan di Sleman secara umum dalam keadaan mantap. Berdasarkan hasil survei kondisi jalan tahun 2025, sebanyak 209,04 km (28,49%) jalan dalam kondisi baik dan 289,90 km (39,51%) dalam kondisi sedang. Sementara itu, terdapat jalan dengan kondisi rusak ringan sepanjang 221,76 km dan rusak berat sepanjang 12,97 km.
"Kami terus berupaya menjaga kemantapan jalan kabupaten untuk mendukung kenyamanan masyarakat saat mudik nanti. Berdasarkan data material, mayoritas jalan kabupaten di Sleman sudah berupa aspal, yakni mencapai 705,21 km atau sekitar 96,12 persen dari total panjang jalan," ujar Fauzan Ma’ruf menjelaskan kesiapan teknis di lapangan. Sisanya terdiri dari jalan beton sepanjang 24,31 km (3,31%), paving 2,56 km, serta telford atau kerikil sepanjang 1,59 km.
Jalur Pendukung Wisata dan Arus Utama
Untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas menuju jalan Nasional, Provinsi, serta akses wisata primadona seperti Prambanan dan Kaliurang, DPUPKP telah menyiapkan 58 ruas jalan kabupaten khusus sebagai jalur pendukung. Total panjang dari 58 ruas pendukung ini mencapai 180,84 km.
Beberapa ruas utama yang siap dilalui antara lain ruas Glondong - Tegalrejo (3,7 km) dengan kondisi 95% baik, ruas Beran - Balong (6,6 km) dengan kondisi 95% baik, dan ruas Nandan - Blunyah (2,2 km) yang juga memiliki persentase kondisi baik mencapai 95%. Meski demikian, Fauzan mencatat masih ada beberapa jalur pendukung yang dalam kondisi rusak ringan namun tetap fungsional, seperti ruas Karangkalasan - Salakan dan ruas Maguwoharjo - Tajem.
Percepatan Pembangunan dan Pemeliharaan
Menyambut tahun anggaran 2026, DPUPKP Sleman mengalokasikan anggaran besar untuk berbagai kegiatan kebinamargaan. Program pembangunan jalan ditargetkan sepanjang 15 km dengan pagu anggaran Rp45,4 miliar, sementara pemeliharaan berkala jalan direncanakan sepanjang 14,69 km dengan anggaran Rp26,8 miliar.
"Saat ini beberapa kegiatan sudah mulai berjalan, termasuk pemeliharaan rutin jalan sepanjang 400 km dan pemeliharaan rutin 45 jembatan yang dilaksanakan sepanjang Januari hingga Desember untuk memastikan keamanan pengguna jalan," tambah Fauzan. Selain jalan, perbaikan jembatan juga menjadi fokus, termasuk penggantian 63 buah jembatan serta rehabilitasi Jembatan Kadisoko di Kalasan sepanjang 30 meter.
Beberapa paket pekerjaan peningkatan jalan yang saat ini sedang diproses antara lain jalur Krapyak - Wonosari di Ngemplak, Ngawen - Kenteng di Gamping, serta jalur strategis Kenaran - Losari di Prambanan untuk memperlancar akses ke wilayah wisata sisi timur. Dengan berbagai persiapan ini, Kabupaten Sleman optimis dapat memberikan pelayanan infrastruktur yang prima bagi para pemudik yang melintasi wilayah Bumi Sembada pada Lebaran 2026 mendatang. (Wit)
Post a Comment