News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Jaga Kondusivitas DIY, Komisi A DPRD Petakan Kesiapan Arus Mudik dan Perkuat Kohesi Sosial

Jaga Kondusivitas DIY, Komisi A DPRD Petakan Kesiapan Arus Mudik dan Perkuat Kohesi Sosial

WARTAJOGJA.ID – Menjelang puncak perayaan Idulfitri 1447 H pada tahun 2026, Komisi A DPRD DIY secara resmi mengeluarkan instruksi strategis guna menjamin kenyamanan warga dan pendatang. 

Dalam konferensi pers yang digelar di Gedung DPRD DIY pada Senin (16/3/2026), dewan menekankan bahwa kesiapan fisik infrastruktur harus berjalan selaras dengan kekuatan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, mengumumkan rencana peninjauan lapangan yang akan dilaksanakan pada Selasa (17/3/2026) siang. "Besok setelah rapat paripurna sekitar pukul 13.30 kami mengajak teman-teman media ke posko Lebaran di perbatasan DIY dan Jawa Tengah di Prambanan. Kami juga bersama Satpol PP DIY, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait," tutur Eko. 

Langkah ini diambil untuk memantau langsung koordinasi antar-instansi dalam menjaga ketertiban umum dan keamanan wilayah Jogja.

Dalam kesempatan tersebut, Eko memaparkan lima poin krusial bagi pemerintah dan warga. Selain penguatan kerja sama Pemda dengan TNI–Polri, ia menyoroti tingginya rasa toleransi di DIY. 

"Kami berterima kasih kepada masyarakat DIY karena mampu menjaga suasana Ramadhan dengan penuh kebesaran hati. Perbedaan tidak menimbulkan gesekan, tidak ada sweeping, dan masyarakat yang tidak berpuasa juga menghormati yang berpuasa," jelasnya. Ia juga mendorong penguatan monitoring keamanan hingga level desa serta menekankan pentingnya bantuan antar-sesama.

 "Kita memahami situasi ekonomi tidak sedang baik-baik saja. Lapangan kerja sulit dan kemampuan ekonomi masyarakat terbatas. Karena itu solidaritas sosial harus diperkuat untuk saling menopang," tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Dari sisi pelayanan pemudik, Wakil Ketua Komisi A DPRD DIY, Hifni Muhammad, menyebut Yogyakarta telah siap menjadi “rumah pulang” bagi jutaan orang. Pemerintah daerah telah menyiagakan pos kesehatan dan pos perhubungan, termasuk penyediaan layanan cek kesehatan gratis. 

"Di pos kesehatan masyarakat bisa melakukan pengecekan kondisi tubuh seperti gula darah atau kolesterol agar perjalanan tetap aman," ujar Hifni. 

Ia juga mengingatkan agar para orang tua waspada terhadap penyakit menular seperti campak yang rentan menyebar di kerumunan.

Terkait lonjakan 1,7 juta wisatawan pasca-Lebaran, politisi PKB ini mewanti-wanti pengunjung pantai selatan untuk berhati-hati. "Ketika berwisata tetap berhati-hati, termasuk saat berswafoto. Jangan sampai membahayakan diri sendiri," pesannya.

Menambahkan perspektif tersebut, Sekretaris Komisi A DPRD DIY, Syarif Guska Laksana, memuji ketertiban suasana Ramadan yang kental dengan nuansa budaya dan kuliner khas Yogyakarta. Namun, ia mengingatkan bahwa pertambahan populasi di pedesaan selama masa mudik memerlukan pengawasan ekstra. 

"Karena itu seluruh elemen terkait perlu mempersiapkan diri agar keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Komisi A juga akan terus melakukan monitoring dan evaluasi," tutup legislator dari Partai Golkar ini.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment