News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Hampir Semua Lini Peradaban Kini Terdigitalisasi

Hampir Semua Lini Peradaban Kini Terdigitalisasi




Pati – Perkembangan teknologi informasi berkembang pesat. Hampir semua lini peradaban terdigitalisasi. Hajat hidup manusia mulai dari aspek sosial, ekonomi, budaya ditopang oleh perangkat digital. Kini seluruh manusia terhubung, informasi mengalir deras.

“Meski sisi manfaatnya besar bagi kehidupan, teknologi digital juga ada sisi negatif yang sampai saat ini masih menjadi persoalan belum terpecahkan, seperti ancaman kebocoran data pribadi, pelanggaran privasi Individu, dan polarisasi sosial,” ujar Misbachul Munir (Entrepreneur & Fasilitator UMKM Desa), saat menjadi narasumber webinar literasi digital yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk masyarakat Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (29/9/2021).

Menurut dia, teknologi digital juga punya andil mempengaruhi terjadinya pendangkalan nilai spiritualitas dan religiusitas. Eksistensi manusia yang memiliki akal budi dan daya cipta luntur. Soliditas dan solidaritas komunal juga luntur. Terjadilah dehumanisasi.

Belum lagi adanya disrupsi budaya. Perilaku pengguna internet cenderung mengalami gangguan kesehatan mental, ekspresi narsis, sensasi kecanduan, bersikap pasif bahkan inersia alias mager atau malas gerak. Budaya konsumerisme pun tak bisa terelakkan.

Munir setuju penggunaan perangkat digital harus dengan bijak, beretika dan berempati. Artinya, mampu menciptakan karya baru yang memiliki nilai kemanfaatan. Selain itu, juga produktif. Penggunaan perangkat teknologi dan internet mampu memberikan manfaat yang maksimal dari untuk diri sendiri dan orang lain.

Narasumber lainnya, Dande Kurnia Esa sebagai Fasilitator Nasional pada webinar bertema Kebebasan Berekspresi di Dunia Digital kali ini menyampaikan laporannya seputar etika berekspresi di ruang digital.

Pengguna internet hendaknya selalu memperhatikan konten yang akan disebarluaskan di ruang digital, antara lain gunakan kata-kata atau visual yang sopan, menghargai sesama, tidak terlalu menunjukkan kehidupan pribadi serta tidak overposting.

Dipandu moderator Rahmat Ibrahim, webinar juga menghadirkan narasumber Mia Angeline (Deputy Head of Communication Department Binus University, Jakarta), Ari Ujianto (Fasilitator Komunitas), Ganjar Pranowo (Gubernur Provinsi Jawa Tengah) sebagai Keynote Speech dan Gina Sinaga (Public Speaker & Founder @wellness_worthy) sebagai key opinion leader. (*)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment