News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Jelang Ramdhan, Sleman Pantau Bahan Pokok dan Temukan Ini Di Lapangan

Jelang Ramdhan, Sleman Pantau Bahan Pokok dan Temukan Ini Di Lapangan

 Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa bersama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sleman dan DIY melakukan peninjauan ketersediaan komoditas bahan pokok menjelang Rmadhan 2021 di Pasar Gamping, Selasa (23/3).

WARTAJOGJA.ID: Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa bersama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sleman dan DIY melakukan peninjauan ketersediaan komoditas bahan pokok menjelang Rmadhan 2021 di Pasar Gamping, Selasa (23/3).

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan peninjauan ketersediaan bahan pokok dilakukan di Pasar Gamping dikarenakan Pasar Gamping merupakan salah satu Pasar yang masuk dalam kategori Pasar Besar yang ada di Sleman. 

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa bersama rombongan mendatangi sejumlah pedagang yang menjajakan sembako dan kebutuhan pokok lainnya untuk mendapatkan informasi lansgung mengenai ketersediaan dan harga bahan pokok. 

“Dari hasil pemantauan di Pasar Gamping, ketersediaan bahan pokok maupun harga bahan pokok saat ini relatif stabil. Hanya ada beberapa yang mengalami kenaikan seperti cabai,” jelas Danang Maharsa usai melakukan peninjauan.

Danang menyampaikan bahwa dari informasi yang di dapatnya, yang menjadi permasalahan bagi pedang pasar yaitu permintaan masyarakat yang mengalami penurunan mencapai 30 sampai 50 persen. 

“Banyak faktor adanya penurunan permintaan masyarakat terhadap bahan pokok. Diantaranya yaitu aktivitas masyarakat yang berkurang seperti rumah makan belum buka semuanya dan banyak faktor lainnya,” katanya. 

Adapun untuk komoditas tertentu seperti cabai yang mengalami kenaikan harga, Danang menilai hal tersebut dipengaruhi hasil petani yang belum stabil dikarenakan cuaca yang tidak menentu sehingga harga cabai belum stabil.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Tri Saktiyana menuturkan bahwa hasil peninjauan ketersediaan dan harga bahan pokok di Pasar Gamping Sleman memiliki kesamaan dengan hasil peninjauan di wilayah Bantul yaitu adanya ketidak stabilan harga pada komoditas cabai rawit merah. 

“Dari peninjauan (Pasar Gamping) hampir sama dengan yang ada di Bantul. Yang masih bergejolak itu harga cabai rawit merah. Namun hari ini (di Pasar Gamping) sudah mulai turun. Kemarin saya lihat masih di harga Rp 110.000/kg tapi di sini (Pasar Gamping) saya mendapatkan harga Rp 100.000/kg. Sudah mulai menurun sedikit,” tuturnya. 

Menurut Tri Saktiyana, Pasar Gamping bisa menjadi salah satu tolak ukur dari ketersediaan dan harga bahan pokok saat ini dikarenakan letaknya yang strategis yaitu berdekatan dengan perbatasan Sleman, Bantul dan juga Kota Yogyakarta. (Pin)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment