News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Immawan Wahyudi-Martanty Soenar Dewi Pegang 'Blueprint' Jelas Lanjutkan Pembangunan Gunungkidul

Immawan Wahyudi-Martanty Soenar Dewi Pegang 'Blueprint' Jelas Lanjutkan Pembangunan Gunungkidul


Cawabup Martanty Soenar Dewi


WARTAJOGJA.ID: Pasangan cabup-cawabup Gunungkidul Immawan Wahyudi-Martanty Soenar Dewi menjadi satu-satunya pasangan calon pilkada 2020 yang berasal dari unsur petahana.

Dengan pengalaman Immawan Wahyudi yang menjabat Wakil Bupati Gunungkidul dua periode bersama Bupati Badingah, dinilai telah memiliki pengalaman nyata bagaimana selama ini membuat rencana pembangunan dan tata kelola pemerintahan Gunungkidul berjalan sesuai rencana.

Oleh sebab itu, tak muluk-muluk kemudian Immawan yang maju sebagai cabup dalam pilkada ini, menggandeng cawabup Martanty Soenar Dewi mengklaim memiliki rencana nyata, semacam blueprint atau cetak biru atas peta kelanjutan pembangunan Gunungkidul ke depan.

"Kepala daerah Gunungkidul yang menjabat saat ini (Badingah-Immawan) sudah sangat bagus menata pemerintahan di Gunungkidul. Maka hal baik yang sudah ada ini ke depan harus dilanjutkan tentunya dengan inovasi-inovasi baru agar lebih baik lagi," kata Martanty Soenar Dewi di Yogyakarta Minggu 2 November 2020.

Martany menuturkan ada sejumlah program lama yang masih perlu dikebut dan dilanjutkan segera. Mengingat bupati dan wakil bupati Gunungkidul terpilih berikutnya hanya akan menjabat selama 3 tahun dan 8 bulan.

Program lama itu antara lain sumur bor untuk mengatasi kekeringan di Gunungkidul. Menurutnya pada dasarnya, Gunungkidul memiliki air yang melimpah di sungai-sungai bawah tanah. 

"Namun, untuk mengangkatnya ke permukaan membutuhkan investasi yang besar sehingga membutuhkan investor," ujarnya.

Martarty mengatakan bersama cabup Immawan juga memiliki program memajukan industri pariwisata di Gunungkidul. Pariwisata yang saat ini bekembang dengan baik di Gunungkidul telah memberi banyak manfaat turunan bagi sektor lain, dari kerajinan, kuliner, hingga penginapan.

Gunungkidul saat ini menjadi salah satu andalan magnet wisata di DIY. Potensi alam luar biasa menjadi keunggulan dengan bentang garis pantai dan karst yang dimiliki.

Namun begitu saat ini, ujar Martanty, masih terdapat beberapa permasalahan yang terjadi sehingga pariwisata di Bumi Handayani belum maksimal. Martanty misalnya mengatakan saat ini di Gunungkidul masih terdapat banyak penambangan karst secara liar yang mengancam keseimbangan ekosistem alam.

“Alam Gunungkidul sangat luar biasa tapi kalau tidak dijaga bisa rusak. Masih banyak penambangan liar karst yang tentu lambat laun akan merusak alam. Dinas terkait harus memberikan pengawasan, ijin penambangan juga diseleksi tak asal saja tapi komitmen dan aturan ditegaskan. Potensi wisata kita bisa tercela hanya karena penambang liar yang ada,” ungkap Martanty

Martanty menyebut pula selama ini  roadmap wisata yang sudah disusun bupati Badingah dan wakil bupati Immawan Wahyudi saat ini sudah sangat baik.

"Tapi yang perlu dikejar lagi lenght of stay (lama tinggal wisatawan) di Gunungkidul karena masih sebentar sekali, orang jalan-jalan di Guningkidul tapi menginapnya di Kota Yogyakarta, ya Gunungkidul akhirnya cuma kebagian penghadilan dari retribusi saja sekitar Rp 10 ribu,” ungkapnya lagi.

"Dengan slogan Bismilah GAAS, kita akan bangun Gunungkidup Aman Ayem Sejahtera," kata Martanty.

Martanty mengatakan dengan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki Immawan sebagai Wakil Bupati Gunungkidul, maka pihaknya dapat berakselerasi lebih baik di pemerintahan dalam masa jabatan Bupati dan Wakil  Bupati Gunungkidul yang relatif singkat ini.

"Pak Immawan mengenal tata kelola pemerintahan di Gunungkidul yang lebih baik, program-program yang disusun pun akan lebih cepat dijalankan, baik dalam membangun Gunungkidul maupun dalam mengatasi dampak covid-19," ujarnya.

Martanty menambahkan bahwa sinergitas Pemerintahan Desa dan Keistimeeaan Yogyakarta menjadi salah satu kunci program yang ia usung bersama Immawan.

Martanty merupakan satu-satunya calon perempuan dalam kontestasi Pilkada Gunungkidul tahun 2020 ini. Ia berpasangan dengan Immawan Wahyudi yang merupakan incumbent di nomor urut 2.

"Sebagai satu satunya calon perempuan, saya berharap dan bisa berjuang membawa aspiarasi dari 51 persen pemilih perempuan di Gunungkidul nanti," katanya. (Arifin)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment