News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Bos PSS Sleman Bertemu, Bicara Target Penting Liga 1

Bos PSS Sleman Bertemu, Bicara Target Penting Liga 1



Manajemen PSS Sleman

WARTAJOGJA.ID:  PSS Sleman bersiap untuk melanjutkan kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia Baru (LIB) yang dimulai pada Oktober mendatang. 


Jeda waktu libur yang cukup lama akibat pandemi Corona ini membuat tim berjuluk Elang Jawa tersebut semakin yakin untuk bisa meraih targetnya musim ini yakni finish di lima besar. 

Manajer PSS, Danilo Fernando mengatakan, pada awal kompetisi Liga 1 musim 2020 memang hasil pertandingan yang dijalani timnya tidak terlalu bagus. Yakni kalah 2-1 melawan PSM Makassar, imbang tanpa gol menjamu PS Tira Persikabo, dan kalah 2-1 di kandang Persib Bandung.

Menurut Danilo, adanya jeda kompetisi akibat wabah Covid-19 ini membuat peluang untuk mencapai target tim terbuka. Karena seluruh tim kontestan Liga 1 memulainya dari awal kembali. “Kondisi Covid ini, peluang kami terbuka,” katanya di Sleman pada Kamis (13/8). 

Danilo mengatakan, para pemainnnya telah diminta untuk latihan mandiri di rumah sejak tim diliburkan pada akhir Maret 2020 lalu. Mereka harus ekstra keras menjaga kondisinya masing-masing untuk bersiap melanjutkan kompetisi pada Oktober mendatang. “Harus berjuang ekstra keras,” kata dia. 

Direktur Utama (Dirut) PT Putra Sleman Sembada (PSS), Marco Gracia Paulo mengatakan, PSS musim 2019 mampu finish di urutan delapan. “Sekarang kami melanjutkan estafet, pasyi lebih di atas peringkat delapan. Target kami masuk lima besar,” ucapnya. 

Marco juga mengatakan, kondisi tim-tim lain di Liga 1 memulai kompetisi dari awal lagi. Jika tidak tercapai target ini, maka harus dievaluasi. “Saya yakin, kalau tidak bisa mencapai target itu maka harus dievaluasi,” katanya. 

Marco berkata, target prestasi di kompetisi Liga 1 ini pun akan naik terus. Kemudian pada musim 2023, harus bisa menjadi juara. “2023 sudah juara Liga 1,” ucapnya.

(Arifin)


Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment