News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Juli-Agustus Puncaknya, Waspadai Pasukan Ubur-Ubur Di Pantai Yogya

Juli-Agustus Puncaknya, Waspadai Pasukan Ubur-Ubur Di Pantai Yogya


Ilustrasi Ubur-Ubur (ist)

WARTAJOGJA.ID: Kawasan pesisir pantai selatan Yogyakarta jadi serbuan wisatawan selama masa ujicoba di masa transisi new normal pasca pandemi Covid-19 ini.

Namun, masih sering banyak yang lupa, jika bulan Juli sampai Agustus akhir nanti adalah juga musim puncak keluarnya pasukan hewan transparan bertentakel, ubur-ubur.

“Selama sepekan ujicoba buka kembali, ada puluhan wisatawan tersengat ubur-ubur ini di Pantai Kukup,” ujar Sekretaris SAR Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Wilayah II Gunungkidul, Surisdiyanto Rabu 1 Juli 2020.

Surisdiyanto mengatakan puncak keluarnya ubur-ubur biasanya memang terjadi Juli sampai akhir Agustus nanti. Atau saat suhu air laut menjadi dingin karena musim kemarau.

Surisdiyanto merinci, pada uji coba periode pertama, Rabu-Minggu, 24-28 Juni di Pantai Kukup terdapat 47 wisatawan tersengat hewan yang oleh warga sekitar disebut impes itu.

Kemudian pada Selasa 30 Juni hingga Rabu 1 Juli jumlahnya bertambah lagi ketika sebanyak 33 wisatawan kembali tersengat binatang laut dari kelas Scyphozoa itu. Seluruh wisatawan yang tersengat di Pantai Kukup, bukan Pantai Baron.

“Ada tiga wisatawan yang juga sempat dibawa ke puskesmas karena mengalami sesak nafas setelah tersengat, jadi tidak hanya merasa perih, panas dan gatal-gatal,” ujar Surisdiyanto.

Surisdiyanto menambahkan kemunculan ubur-ubur di pantai selatan hampir merata. Namun untuk Pantai Baron memang tidak ada fenomena tersebut karena diduga pantai itu memiliki muara aliran sungai air tawar (bawah tanah).

Surisdiyanto pun mengimbau supaya wisatawan yang berkunjung di masa new normal ini lebih berhati-hati saat bermain di air.

“Yang penting saat melihat hewan berwarna biru itu jangan disentuh atau tersentuh saja,” ujar Surisdiyanto.

Ubur-ubur memang memiliki bentuk unik seperti payung berumbai sehingga tak jarang wisatawan, khususnya anak-anak, tergoda menyentuhnya.

Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul sendiri baru membuka kawasan Pantai Kukup dan Pantai Baron untuk lokasi ujicoba beroperasi kembali.

Selain itu, ujicoba new normal juga diberlakukan di Goa Kalisuci dan Gunung Api Purba Nglanggeran.
Pada mas ujicoba tahap pertama, kunjungan Pantai Kukup dan Baron berkisar 10 ribu wisatawan.

Sedangkan Goa Kalisuci hanya 9 orang dan Gunung Api Purba Nglanggeran didatangi 1.045 orang.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah DI Yogyakarta Tri Saktiyana mengatakan periode 1-31 Juli menjadi momentum untuk ujicoba sektor wisata di DIY guna memulihkan lagi perekonomian yang terpuruk akibat Covid-19.

“Selama periode ujicoba ini, obyek pariwisata bisa berbenah untuk menerima kunjungan wisata dengan protokol yang seharusnya,” kata dia. 

(Red/Gun)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment