News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Ada Aksi Demo Mahasiswa di Jogja Hari Ini, Akses CCTV Malioboro Hingga Titik Nol KM Mati

Ada Aksi Demo Mahasiswa di Jogja Hari Ini, Akses CCTV Malioboro Hingga Titik Nol KM Mati


WARTAJOGJA.ID : ​Suasana kawasan pusat Kota Yogyakarta mendadak menjadi perbincangan hangat di dunia maya setelah sejumlah warganet melaporkan adanya kejanggalan pada sistem pemantauan publik. Berdasarkan pantauan dari berbagai tangkapan layar media sosial, akses menuju titik-titik kamera pengawas atau CCTV yang biasanya dapat diakses secara terbuka di sepanjang Jalan Malioboro hingga kawasan Titik Nol Kilometer mendadak tidak dapat dibuka. Sejumlah akun media sosial menyoroti hilangnya ikon kamera pada peta digital, sementara sebagian lainnya mendapati layar siaran langsung CCTV berubah menjadi test card bergaris warna-warni. Keluhan tersebut dibagikan oleh akun seperti @albert_blur yang menyebutkan bahwa pada pagi hari akses CCTV sempat terlihat namun ikonnya tidak bisa diklik hingga akhirnya benar-benar dihilangkan. Senada dengan hal tersebut, akun @JogjaUpdate juga melontarkan kritik pedas dengan mempertanyakan alasan di balik matinya kamera pengawas di jalur utama tersebut di saat masyarakat membutuhkan informasi visual yang transparan. Komentar serupa turut disampaikan oleh akun @reftif_ yang menyayangkan sikap instansi terkait lantaran sistem pemantauan lalu lintas mendadak sulit diakses tepat ketika situasi di lapangan mulai memanas akibat gelombang aksi unjuk rasa.

​Sementara itu, terkait aksi demonstrasi yang digelar hari ini, Rabu (28/10/2026), jajaran kepolisian memastikan kesiapan pengamanan secara optimal. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda DIY, Kombes Pol. Ihsan, menyatakan bahwa pihaknya bersama Dinas Perhubungan telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas yang bersifat situasional untuk mengantisipasi kepadatan di titik-titik aksi. Terkait pengerahan personel di lapangan, Kombes Pol. Ihsan menegaskan, "Kami laksanakan pelayanan secara maksimal disesuaikan dengan kebutuhan."

​Kombes Pol. Ihsan juga menambahkan bahwa penutupan maupun pengalihan arus kendaraan di sekitar kawasan unjuk rasa hanya akan dieksekusi secara fleksibel apabila terjadi lonjakan volume kendaraan. Jika arus lalu lintas terpantau normal dan lancar, maka jalan akan tetap dibuka seperti biasa agar aktivitas warga, roda perekonomian, serta sektor pariwisata di Yogyakarta tidak terganggu.  

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment