News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Rektor UPN Veteran Yogya Prof Irhas Effendi Titip Pesan Untuk Lulusan di Momen Wisuda Terakhir Masa Jabatan

Rektor UPN Veteran Yogya Prof Irhas Effendi Titip Pesan Untuk Lulusan di Momen Wisuda Terakhir Masa Jabatan


WARTAJOGJA.ID – Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027 yang digelar pada Sabtu-Minggu, 26-27 September 2026, memiliki makna personal bagi Prof. Dr. Mohamad Irhas Effendi, M.Si, lantaran kemungkinan menjadi wisuda terakhir dalam kapasitasnya sebagai Rektor UPN “Veteran” Yogyakarta, seiring akan berakhirnya masa jabatannya pada Oktober 2026 mendatang. Guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) tersebut, telah menduduki pucuk pimpinan Kampus Bela Negara selama dua periode yakni pada 2018-2022, kemudian terpilih lagi untuk memimpin pada periode 2022-2026. 


Saat ini, UPN “Veteran” Yogyakarta tengah menggelar Pemilihan Rektor, serta telah menetapkan tiga Calon Rektor Periode 2026-2030. 


"Wisuda periode ini kemungkinan menjadi wisuda terakhir yang saya hadiri dalam kapasitas sebagai Rektor UPN “Veteran” Yogyakarta. Karena itu, bagi saya, dua hari wisuda ini memiliki makna yang sangat khusus," tutur Prof. Irhas dalam sambutannya, Sabtu (26/9/2026). 


Ia mengatakan selama menjabat Rektor telah menyaksikan UPN "Veteran" Yogyakarta terus bertumbuh, memperkuat kelembagaan, memperluas layanan, dan tetap menjaga marwahnya sebagai kampus yang didirikan oleh Veteran Pejuang Kemerdekaan. Selain itu, UPN “Veteran” Yogyakarta terus terus bertumbuh dan memperkuat mutu.


Pada masa kepemimpinannya, UPN “Veteran” Yogyakarta berhasil meraih Akreditasi Unggul. Perkembangan akreditasi program studi juga menunjukkan kemajuan, dimana terdapat 22 program studi mengantongi Akreditasi Unggul dari total 35 program studi (63 persen).


Penguatan mutu tersebut berjalan bersama penguatan sarana, antara lain pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu, gedung kuliah enam lantai, gedung parkir, dan berbagai fasilitas pendukung. 


Namun menurutnya, ukuran keberhasilan sebuah Universitas bukan hanya soal bertambahnya gedung atau penghargaan, tapi para alumni yang menghadirkan manfaat di tengah masyarakat.


Rektor berpesan kepada para wisudawan agar tidak hanya mengukur keberhasilan dari seberapa tinggi posisi yang berhasil dicapai, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat dihadirkan bagi lingkungan dan masyarakat. Ia mendorong para lulusan untuk tidak sekadar mengejar karier, melainkan membangun reputasi, serta tidak hanya mencari kesempatan, tetapi turut menciptakan kesempatan bagi orang lain. 


Rektor juga mengingatkan agar para wisudawan yang kelak berhasil dan mencapai posisi tinggi tidak melupakan almamater sebagai bagian dari perjalanan mereka.


“Saya titip UPN “Veteran” Yogyakarta kepada Saudara semua. Jaga nama baiknya, besarkan melalui karya, dan buktikan bahwa lulusan Kampus Bela Negara mampu menjadi profesional yang unggul, adaptif, berkarakter, dan berdampak bagi Indonesia,” pesan Rektor. 


“Dan ketika Saudara telah terbang tinggi, jangan lupa jalan pulang ke almamater,” imbuhnya. 


Prof. Irhas juga berpesan bahwa wisuda bukan garis akhir, melainkan titik berangkat. Rektor menekankan bahwa gelar, IPK dan penghargaan baru memperoleh makna penuh ketika ilmu yang dimiliki berubah menjadi karya, solusi dan manfaat. 


Hal tersebut sejalan dengan Marwah Kampus Bela Negara, yang hari ini hadir profesionalisme, kepatuhan pada etika, inovasi, kepedulian pada lingkungan, penciptaan lapangan kerja, dan kesediaan menggunakan ilmu untuk kepentingan yang lebih luas. 


"Itulah makna Widya Mwat Yasa, ilmu pengetahuan menjadi bernilai ketika diabdikan bagi pembangunan bangsa dan negara," ujar Rektor dalam sambutannya. 


Sebagai informasi, UPN "Veteran" Yogyakarta meluluskan 1.436 wisudawan dalam Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027. Ribuan wisudawan tersebut terdiri dua wisudawan Program Doktor (S3), 82 Magister (S2), 1.326 Sarjana (S1), dan 26 Diploma Tiga (D3).

 

Pelaksanaan wisuda dibagi menjadi dua hari, yakni Sabtu (26/9/2026) sebanyak 829 wisudawan dan Minggu (27/9/2026) sebanyak 607 wisudawan. Sebanyak 753 wisudawan atau 52,43 persen meraih predikat Dengan Pujian (Cumlaude) dan 16 wisudawan memperoleh Penghargaan Karya Cendekia. Adapun IPK tertinggi mencapai 4,00 untuk program Doktor dan Magister, 3,96 untuk program Sarjana, serta 3,97 untuk program Diploma Tiga.


Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

Post a Comment