News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Pencak Wisata Budaya ke-5 Siap Digelar, Hadirkan Aksi 100 Dalang Hingga Parade Seni Tradisi

Pencak Wisata Budaya ke-5 Siap Digelar, Hadirkan Aksi 100 Dalang Hingga Parade Seni Tradisi


WARTAJOGJA.ID— Komunitas Paseduluran Angkringan Silat (PAS) Yogyakarta resmi membuka gelaran Pencak Wisata Budaya (PWB) ke-5 yang berlangsung selama tiga hari, 27–29 Agustus 2026. Ajang tahunan ini berpusat di kawasan Kota Yogyakarta dan Desa Turi dengan menyajikan beragam pertunjukan seni tradisional, penyerahan penghargaan budaya, hingga kolaborasi atraksi jalanan.

​Rangkaian PWB 5 kali ini dikemas secara terintegrasi sebagai bagian dari Bulan Warisan Dunia DIY 2026 yang berkolaborasi langsung dengan Street Art Malioboro Festival di Pintu Gerbang Barat Kepatihan. Agenda penting ini juga menjadi sarana apresiasi bagi pelestari budaya daerah melalui penyerahan sertifikat Warisan Budaya Takbenda (WBTb) dari Gubernur DIY kepada Keraton Yogyakarta serta bupati dan wali kota dari lima kabupaten/kota.

​Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, menjelaskan bahwa penonton dan wisatawan akan disuguhkan aksi unik berupa gerakan 100 Dalang Manjing Malioboro. Para dalang dari lintas generasi, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga senior, bakal tampil berinteraksi langsung dengan publik di sepanjang jalan tanpa panggung formal.

​"Ada juga parade seni tradisi yang menampilkan enam grup terbaik, juara satu sampai tiga, dari kompetisi Shalawat Maulud Jawi dan Festival Jatilan," tutur Dian saat memaparkan rincian pertunjukan dalam jumpa pers, Rabu (26/8/2026).

​Sementara itu, panitia PWB 5, Suryadi, menegaskan bahwa sajian acara ini dirancang untuk mempertemukan seni bela diri tradisional dengan pariwisata berbasis budaya. Penyelenggaraan ini tidak hanya menonjolkan aspek jurus dan ketangkasan fisik, tetapi juga mengangkat kedalaman nilai tradisi.

​"Melalui PWB 5, kami ingin menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar tradisi fisik, tetapi juga memiliki nilai budi pekerti, rasa hormat kepada sesama, keberanian, dan keharmonisan," ujar Suryadi.

​Melalui kemasan acara yang padat pertunjukan ini, PWB 5 diharapkan menjadi wadah temu inklusif yang menyatukan para pelaku seni, komunitas pencak silat, dan masyarakat umum dalam merayakan kekayaan warisan budaya Yogyakarta.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment