DPRD Kota Jogja Minta Pemkot Dorong Pertumbuhan Ekonomi Akar Rumput, Sasar Kelurahan
WARTAJOGJA.ID : Pemerintah Kota Jogja didesak untuk lebih aktif memfasilitasi dan mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki setiap kelurahan guna mendongkrak kesejahteraan warga secara berkelanjutan. Langkah ini dinilai strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi yang berakar langsung dari tingkat kewilayahan.
Sekretaris Komisi A DPRD Kota Jogja, Candra Akbar Ishmata, menilai bahwa setiap wilayah di Kota Jogja memiliki keunikan serta daya saing yang beragam, mulai dari sektor UMKM, kampung wisata, pelestarian seni budaya, hingga industri kreatif berbasis komunitas. Tingkat kreativitas masyarakat yang tinggi dalam mengembangkan wilayahnya perlu diimbangi dengan hadirnya infrastruktur serta penanganan yang memadai dari pemerintah.
"Kami melihat langsung di akar rumput wilayah, warga Jogja itu sangat nyeni, kreatif dan inovatif. Potensi ini harus bisa ditangkap oleh Pemerintah agar bisa menjadi daya ungkit perekonomian di tingkat kewilayahan," ujar Candra Akbar pada Selasa (21/7/2026).
Politisi Partai Golkar tersebut menambahkan bahwa intervensi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait tidak boleh berhenti pada penyediaan modal awal atau pembangunan fisik semata. Pemkot Jogja dituntut memberikan pendampingan manajerial secara berkelanjutan, perbaikan kualitas produk, hingga pembukaan akses pemasaran digital agar usaha masyarakat tidak jalan di tempat.
Selain pendampingan, efektivitas alokasi dana kelurahan juga menjadi perhatian serius legislator. Candra mengimbau agar anggaran tersebut dialokasikan pada program berdampak langsung seperti padat karya atau pemberdayaan warga, alih-alih dihabiskan untuk agenda formalitas.
"Anggaran kelurahan harus dikelola secara inovatif. Jangan sekadar untuk kegiatan seremonial atau rutinitas biasa, tetapi diarahkan untuk membangun kemandirian ekonomi," tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen nyata, DPRD Kota Jogja kini aktif mengarahkan kunjungan kerja dinas dari luar daerah ke kampung-kampung berpotensi guna mempromosikan destinasi wisata lokal secara langsung. Candra pun optimistis, keterlibatan aktif masyarakat yang disinergikan dengan kebijakan tepat sasaran akan menciptakan lapangan kerja baru, menekan angka pengangguran, serta memperkokoh ketahanan ekonomi Kota Jogja.
Post a Comment