Yasmin Buktikan Disabilitas Bukan Penghalang, Lolos SNBT dan Diterima di UNY
WARTAJOGJA.ID :Semangat dan ketekunan mengantarkan Yasmin Nur Haniifah meraih prestasi membanggakan. Penyandang disabilitas tunadaksa tersebut berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 dan diterima di Program Studi S1 Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta.
Keberhasilan Yasmin menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang untuk meraih pendidikan tinggi dan mewujudkan cita-cita. Dengan kerja keras, kedisiplinan belajar, serta dukungan dari keluarga dan sekolah, gadis kelahiran 11 Maret 2008 itu berhasil menunjukkan prestasi yang mengantarkannya menjadi mahasiswa baru UNY. Menurut warga Sleman tersebut untuk ikut SNBT tidak ada persiapan secara khusus, hanya mengikuti les untuk persiapan TKA pada awal kelas 11 dan belajar secara mandiri di rumah.
Ketertarikan putri pasangan Haryanto dan Ni Made Leli itu pada Program Studi Pendidikan Luar Biasa berangkat dari keinginannya untuk memahami lebih dalam pendidikan inklusif dan berkontribusi dalam peningkatan layanan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Pengalaman hidup sebagai penyandang disabilitas turut membentuk kepeduliannya terhadap pentingnya akses pendidikan yang setara bagi semua.
“Saya sangat bersyukur dapat diterima di UNY, khususnya di Program Studi Pendidikan Luar Biasa. Saya berharap dapat belajar lebih banyak tentang pendidikan inklusif dan nantinya berkontribusi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah bagi semua peserta didik,” ungkap alumni SMAN 2 Ngaglik Sleman tersebut, Rabu (1/7/26).
Sekretaris Pusat Layanan Disabilitas (PLD) UNY, Nur Azizah, Ph.D, mengapresiasi capaian yang diraih Yasmin. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa peserta didik penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi apabila memperoleh akses pendidikan yang inklusif dan dukungan yang memadai.
“Keberhasilan Yasmin merupakan bukti bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi yang luar biasa untuk berkembang dan berprestasi. Pendidikan tinggi harus menjadi ruang yang terbuka bagi semua, tanpa diskriminasi. UNY terus berkomitmen menghadirkan lingkungan akademik yang inklusif agar seluruh mahasiswa dapat belajar, berkembang, dan mencapai prestasi terbaiknya,” ujarnya.
Lebih lanjut, dosen prodi Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan UNY itu menegaskan bahwa PLD UNY menyediakan koordinasi dengan dosen/prodi terkait mengenai berbagai bentuk akomodasi yang disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa, seperti penyediaan pendampingan penguatan perkuliahan dalam format yang aksesibel lewat digital, audio, atau huruf braille sesuai kebutuhan, pemberian waktu tambahan dalam ujian, penyesuaian metode asesmen, pendampingan untuk ujian akhir, layanan juru bahasa isyarat, serta dukungan penggunaan teknologi asistif. Selain layanan akademik, PLD juga memberikan pendampingan nonakademik melalui layanan konsultasi bagi mahasiswa, orang tua, dosen, maupun tenaga kependidikan
Prestasi yang diraih Yasmin diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya, khususnya penyandang disabilitas, untuk terus percaya pada kemampuan diri dan berani mengejar impian. Keberhasilannya menunjukkan bahwa semangat, kerja keras, dan kesempatan yang setara mampu membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik.
Keberhasilan Yasmin Nur Haniifah juga memperkuat komitmen UNY sebagai perguruan tinggi yang mendukung pendidikan inklusif dan berupaya memberikan akses pendidikan tinggi yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Sekaligus menjadi contoh nyata bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang dapat mendorong lahirnya prestasi dan kontribusi positif bagi bangsa.
Post a Comment