News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Founder Generasi Terang Bersama : Indonesia Butuh Keberanian Perbaiki Arah

Founder Generasi Terang Bersama : Indonesia Butuh Keberanian Perbaiki Arah

WARTAJOGJA.ID – Founder Generasi Terang Bersama, Yogi Atma Setiawan, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi Indonesia yang saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tekanan terhadap nilai tukar rupiah, menurunnya kepercayaan pasar, hingga munculnya perdebatan publik mengenai arah kebijakan dan proses legislasi nasional. Berbagai laporan juga menunjukkan Bank Indonesia mengambil langkah luar biasa dengan menaikkan suku bunga untuk membantu menstabilkan rupiah di tengah gejolak yang terjadi.

"Bangsa ini tidak sedang kekurangan slogan. Bangsa ini membutuhkan keberanian untuk mendengar kritik, memperbaiki arah kebijakan, dan mengembalikan kepercayaan rakyat maupun dunia usaha."

Menurut Founder Generasi Terang Bersama, ukuran keberhasilan negara tidak hanya ditentukan oleh optimisme dalam pidato, tetapi juga oleh kondisi riil yang dirasakan masyarakat. Ketika daya beli tertekan, biaya hidup meningkat, dan ketidakpastian ekonomi membesar, pemerintah dituntut menghadirkan kebijakan yang transparan, akuntabel, dan mampu membangun kembali kepercayaan publik.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kualitas demokrasi dan partisipasi masyarakat dalam setiap proses penyusunan kebijakan strategis. Di tengah pengesahan perubahan UU Polri, muncul pula kritik dari sebagian kelompok masyarakat sipil yang menilai proses pembahasannya kurang transparan dan berpotensi memperluas kewenangan tanpa pengawasan yang memadai, sementara pemerintah dan DPR menyatakan revisi tersebut bertujuan memperkuat profesionalisme dan pengawasan.

"Demokrasi yang sehat bukanlah demokrasi yang anti kritik, melainkan demokrasi yang menjadikan kritik sebagai bahan evaluasi. Kekuatan negara harus selalu berjalan beriringan dengan akuntabilitas dan pengawasan yang efektif."

Lebih lanjut, Yogi menegaskan bahwa anak-anak muda tidak boleh hanya menjadi penonton atas dinamika yang sedang terjadi. Generasi muda harus menjadi bagian dari solusi dengan tetap menjaga nalar kritis, menjunjung konstitusi, dan mengedepankan dialog yang bermartabat.

"Kita mencintai Indonesia bukan dengan membenarkan semua keadaan, tetapi dengan berani mengingatkan ketika arah perjalanan bangsa perlu diperbaiki. Kritik yang bertanggung jawab adalah bentuk kecintaan kepada tanah air."

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

Post a Comment