News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Safari Qurban dan Bakti Sosial Aisyiyah Nitikan Perkuat Silaturahmi dan Dakwah di Kulonprogo

Safari Qurban dan Bakti Sosial Aisyiyah Nitikan Perkuat Silaturahmi dan Dakwah di Kulonprogo


WARTAJOGJA.ID – Momentum Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan Pimpinan Ranting Aisyiyah Nitikan untuk menggelar Safari Qurban dan bakti sosial di TK ABA Penggung, Dusun Pandu, Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulonprogo, Senin (19/5). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 40 pengurus dan anggota PRA Nitikan sebagai bagian dari penguatan silaturahmi, dakwah, dan pemberdayaan amal usaha Muhammadiyah di wilayah Kulonprogo.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan dengan melibatkan pengurus TK ABA Penggung, tokoh Muhammadiyah setempat, serta masyarakat sekitar. Safari qurban ini juga menjadi sarana berbagi pengalaman dan memperkuat sinergi antar lembaga pendidikan Aisyiyah.

Ketua PRM Hargorejo Timur, H. Sidi Parwoto, memberikan apresiasi atas kunjungan dan kepedulian PRA Nitikan terhadap pengembangan pendidikan di daerah tersebut. Ia berharap hubungan yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan melalui berbagai program kolaboratif.

“Silaturahmi ini semoga menjadi momentum sinergi antara TK ABA Penggung dengan PRA Nitikan yang memiliki pengalaman mengelola tiga TK ABA maju dan menjadi favorit di Kota Yogyakarta,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PRA Nitikan, Ilma Inayati, mengatakan kegiatan safari qurban ini merupakan program tahunan yang telah memasuki tahun kedua. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bagian dari komitmen bersama dalam memajukan pendidikan dan organisasi Aisyiyah.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat hubungan antarsesama kader dan menjadi ruang saling belajar, termasuk berbagi pengalaman dalam pengelolaan TK ABA maupun penguatan organisasi PRA,” katanya.


Dalam kesempatan tersebut juga digelar pengajian yang disampaikan oleh Ketua Dakwah Komunitas PDM Kulonprogo, Ustaz Subandi. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya semangat berqurban sebagai bentuk ketakwaan dan pengorbanan terbaik kepada Allah SWT.

Ia menjelaskan bahwa sejarah qurban telah dimulai sejak masa Nabi Adam AS melalui kisah Habil dan Qabil. Menurutnya, Allah menerima qurban dari hamba yang bertakwa dan memberikan yang terbaik.

“Qurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi tentang keikhlasan dan ketakwaan. Allah menerima qurban dari orang-orang yang muttaqin,” jelasnya.

Ustaz Subandi juga mengangkat kisah keteladanan Nabi Ibrahim AS sebagai nabi Ulul Azmi yang mendapat ujian berat ketika diperintahkan mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS, sebelum akhirnya diganti dengan seekor kambing oleh Allah SWT.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya membangun semangat berqurban melalui prinsip “4S”, yakni sehat, sempat, siap, dan minat, agar umat Islam mampu menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.

Kegiatan Safari Qurban dan bakti sosial tersebut diharapkan dapat mempererat ukhuwah antarwarga Muhammadiyah dan Aisyiyah sekaligus memperkuat peran amal usaha pendidikan sebagai bagian dari dakwah pemberdayaan masyarakat.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

Post a Comment