News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Sukses Dauroh JATENG–DIY: 219 Bikers MBI Indahnya Touring dan nikmatnya Kajian di Darush Sholihin

Sukses Dauroh JATENG–DIY: 219 Bikers MBI Indahnya Touring dan nikmatnya Kajian di Darush Sholihin

WARTAJOGJA.ID — Komunitas Muslim Biker Indonesia (MBI) wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta sukses menyelenggarakan Dauroh perdana di Pondok Pesantren Darush Sholihin, Gunungkidul. Mengusung tema “Dosa Itu Candu”, kegiatan ini diikuti oleh 219 peserta dari 13 chapter, menjadi bukti kuat semangat silaturahmi sekaligus menimba ilmu agama di kalangan komunitas biker muslim.

Ketua Panitia Dauroh JATENG–DIY, Ahadian, menjelaskan bahwa kegiatan ini berangkat dari keinginan menghadirkan nilai lebih dalam aktivitas komunitas. “Kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak sekadar touring, tetapi juga bernilai ibadah. Peserta bisa menikmati perjalanan sekaligus meraih pahala melalui kajian,” ujarnya.

Pemilihan Pondok Pesantren Darush Sholihin sebagai lokasi kegiatan merupakan hasil rekomendasi dari MBI Banyumas, serta mempertimbangkan kedekatan dengan Ustadz Abduh Tuasikal yang telah terjalin sejak 2019 dalam berbagai kegiatan kajian bersama MBI.

Meski waktu persiapan relatif singkat, yakni sekitar satu bulan, panitia mampu mengoptimalkan koordinasi melalui komunikasi intensif serta kunjungan rutin ke lokasi acara. “Alhamdulillah, dukungan dari tim Pondok Pesantren Darush Sholihin sangat luar biasa sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar,” tambah Ahadian.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang padat dan berkesan. Hari pertama diisi dengan dua sesi kajian—di dalam masjid dan konsep outdoor bernuansa angkringan—serta makan malam bersama. Sementara itu, hari kedua diawali dengan kegiatan tracking pasca-Subuh menuju Pantai Gesing, dilanjutkan sarapan, dua sesi kajian tambahan, dan ditutup dengan makan siang khas Gunungkidul, termasuk sajian sayur lombok.

Sebagai penyelenggara Dauroh untuk pertama kalinya, Ahadian mengakui adanya tantangan tersendiri, mengingat latar belakangnya yang lebih banyak menangani kegiatan otomotif. Namun, dukungan dari berbagai chapter seperti Banyumas, Semarang, Solo, Pekalongan, dan Yogyakarta, serta kontribusi penuh tim MBI Jogja, menjadi kunci keberhasilan acara. “Koordinasi dan komunikasi yang intens menjadi faktor utama suksesnya kegiatan ini,” ungkapnya.

Tema “Dosa Itu Candu” sendiri diusulkan oleh Ustadz Abduh Tuasikal dan dinilai relevan dengan kondisi keseharian, di mana manusia tidak luput dari dosa yang dapat menjadi kebiasaan akibat godaan. Kedekatan dan kontribusi beliau dalam perjalanan dakwah MBI juga menjadi pertimbangan penting dalam penyusunan konsep acara.

Melalui kegiatan ini, MBI kembali menegaskan tagline komunitasnya: “Indahnya Touring, Nikmatnya Kajian.” Ke depan, MBI JATENG–DIY berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan serupa yang inspiratif dan berdampak positif bagi anggotanya maupun masyarakat luas.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment