Gubernur NTT Dialog Diaspora di Yogyakarta, Dorong Kolaborasi Bangun NTT dari Yogyakarta
WARTAJOGJA.ID : Gubernur Nusa Tenggara Timur Bpk. Emanuel Melkiades Laka Lena , S.Si., Apt menghadiri kegiatan silaturahmi dan dialog bersama Diaspora Nusa Tenggara Timur (NTT) di Yogyakarta yang berlangsung di Resto Ikan Bakar Pantai Timur Jl. Laksda Adisucipto No. 5 Ambarukmo, Sleman, Yogyakarta.
Menurut Bpk. Memoris T.F. Sarumaha, SH. selaku Humas Resto Ikan Bakar Pantai Timur Yogyakarta, kehadiran Bapak Gubernur NTT menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan dengan masyarakat perantauan asal NTT yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dalam kunjungan tersebut, Bapak Gubernur NTT didampingi oleh Owner Ikan Bakar Pantai
Timur Bpk. Yehezkiel Damaledo, Ibu Penghubung NTT di Jakarta Ibu Florida Taty S,ST. Bpk. Daniel Damaledo, serta Bpk. Bagus Setyawan selaku Penasehat Ikan Bakar Pantai Timur.
Bapak Gubernur NTT berharap para perantau di Yogyakarta dapat menunjukkan citra positif masyarakat Timur melalui karya nyata, kreativitas, dan usaha produktif. Salah satu contoh yang diapresiasi adalah kehadiran Resto Ikan Bakar Pantai Timur yang dinilai mampu menjadi inspirasi usaha kuliner berbasis budaya daerah khas NTT.
Resto Ikan Bakar Pantai Timur yang baru berdiri selama delapan bulan tersebut disebut telah berkembang pesat dan viral, bahkan telah dikunjungi pelanggan dari berbagai daerah hingga mancanegara. Konsep kuliner yang mengangkat cita rasa khas NTT dipadukan dengan nuansa budaya etnik menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung serta menjadikan para Perantau dari Timur khususnya NTT serasa “pulang kampung halaman” karena ke Autentikan yang di usung oleh Resto Ikan Bakar Pantai Timur.
Beragam menu unggulan yang ditawarkan antara lain ikan bakar rica, ikan bakar polos, ikan bakar gurih, ikan goreng rempah, tuna kuah kuning, sayur rumpu rampe, serta aneka sambal khas NTT.
Kehadiran Bapak Gubernur NTT di Resto Ikan Bakar Pantai Timur semakin memperkuat eksistensi restoran tersebut sebagai destinasi kuliner khas NTT di Yogyakarta yang tidak hanya menjual makanan, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Nusa Tenggara Timur kepada masyarakat luas.
Selain menyajikan kuliner, restoran ini juga menghadirkan ruang pertemuan lintas budaya yang nyaman dan hangat, mencerminkan semangat persaudaraan di Yogyakarta. Serta mampu merangkul para Perantau dari NTT khususnya untuk mempunyai aktivitas positif, baik berkarya dan berpenghasilan melalui Resto Ikan Bakar Pantai Timur.
Dalam dialog tersebut, Bapak Gubernur NTT menyampaikan semangat pembangunan melalui gerakan “Ayo Bangun NTT, Beta NTT Manis dan Baik, Baku Sayang dan Baku Jaga.” Tema tersebut menjadi bagian dari visi pembangunan lima tahun ke depan dengan menekankan kolaborasi seluruh masyarakat NTT, baik yang berada di daerah asal maupun di perantauan, termasuk di seluruh Indonesia dan luar negeri.
Menurut beliau, NTT tidak bisa dibangun hanya dari dalam wilayah NTT saja, tetapi membutuhkan kontribusi seluruh potensi masyarakat NTT di berbagai daerah melalui sinergi bersama Badan Penghubung NTT di Jakarta.
Acara ini turut dihadiri berbagai komunitas diaspora NTT, tokoh senior, sesepuh, ikatan keluarga pelajar dan mahasiswa dari 21 kabupaten/kota se-NTT yang berada di DIY, serta pekerja lintas provinsi.yang di awali dengan penampilan Gelar Budaya Tari Bidu dari Malaka, serta Tari Raminten Raminto Tolak Bala persembahan Raminten Group dari Yogyakarta yang berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Dalam pesannya, Bapak Gubernur NTT menegaskan pentingnya masyarakat pendatang untuk selalu berbuat baik, menjaga ketertiban, serta ikut merawat kenyamanan Yogyakarta.
“NTT Jaya, Jogja Istimewa.”
Post a Comment