News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kian Melesat, Sido Muncul Bukukan Penjualan Rp 4,07 Triliun Pada 2025

Kian Melesat, Sido Muncul Bukukan Penjualan Rp 4,07 Triliun Pada 2025

WARTAJOGJA.ID : PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menutup kalender fiskal 2025 lewat pencapaian penjualan yang sangat moncer. 

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi terbaru, emiten produsen Tolak Angin ini sukses meraih total penjualan sebesar Rp4,07 triliun, sebuah angka yang mencetak rekor baru dibandingkan perolehan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp3,91 triliun. 

Pertumbuhan pendapatan sebesar 4,10 persen secara tahunan ini membuktikan bahwa produk-produk perseroan tetap menjadi pilihan utama masyarakat di tengah dinamika ekonomi nasional yang fluktuatif.

Keberhasilan Sido Muncul dalam mengerek top line ini didominasi oleh kontribusi segmen jamu herbal dan suplemen yang menyumbang sebesar Rp2,49 triliun, disusul oleh kategori makanan dan minuman senilai Rp1,45 triliun, serta segmen farmasi yang memberikan andil sebesar Rp128,2 miliar. 

Manajemen Sido Muncul dalam penyampaian laporan tahunan menegaskan optimisme mereka terhadap loyalitas konsumen. 

Capaian impresif ini membuktikan bahwa produk-produk perseroan masih menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia, di mana strategi pemasaran yang tepat di tengah fluktuasi ekonomi global menjadi kunci keberhasilan sepanjang periode tersebut.

Sejalan dengan kenaikan penjualan, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga ikut melonjak 4,97 persen menjadi Rp1,22 triliun, meningkat dari posisi Rp1,17 triliun pada tahun sebelumnya. 

Jika menilik data pada aplikasi Stockbit Sekuritas, performa kuartalan SIDO menunjukkan akselerasi yang tajam, di mana laba bersih pada kuartal IV-2025 saja menembus Rp411 miliar, melompat signifikan dari raihan kuartal III-2025 yang berjumlah Rp218 miliar. 

Pertumbuhan laba ini turut mengangkat nilai laba per saham dasar menjadi Rp41,36, menguat dari posisi sebelumnya sebesar Rp39,03 per lembar saham.

Meskipun mencatatkan pertumbuhan positif, Sido Muncul tetap menghadapi tantangan berupa kenaikan beban pokok penjualan sebesar 5,96 persen menjadi Rp1,71 triliun dari angka Rp1,61 triliun pada tahun 2024. 

Namun, perusahaan tetap mampu menjaga efisiensi sehingga laba bruto tahun 2025 tetap tumbuh menjadi Rp2,36 triliun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp2,3 triliun. 

Ketangguhan ini mempertegas posisi SIDO sebagai salah satu emiten konsumer defensif yang paling konsisten di Bursa Efek Indonesia, meskipun terdapat perubahan pada struktur neraca perusahaan.

Pada sisi aset, perusahaan mencatat penurunan total nilai menjadi Rp3,68 triliun dari posisi Rp3,93 triliun di akhir tahun 2024. Perubahan juga terjadi pada pos liabilitas yang naik menjadi Rp561,44 miliar dari sebelumnya Rp451,78 miliar, sementara posisi ekuitas menyusut menjadi Rp3,12 triliun dari angka Rp3,48 triliun pada penutupan tahun lalu. 

Kendati demikian, performa gemilang di sepanjang tahun 2025 ini memberikan sinyal kuat bahwa sektor herbal dan suplemen tetap menjadi primadona dan motor penggerak utama bagi pertumbuhan jangka panjang Sido Muncul di masa depan.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

Post a Comment