Delapan Tahun Kepemimpinan Prof. Hari Purnomo FTI UII Perkuat Daya Saing Berbasis Nilai Keislaman
WARTAJOGJA.ID : Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) mencatatkan lompatan prestasi yang signifikan di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, MT., IPU., ASEAN.Eng., yang menjabat sebagai Dekan selama dua periode sejak tahun 2018 hingga 2026.
Sebagai Guru Besar di bidang ergonomi yang dikenal luas atas kontribusinya dalam pengembangan sistem kerja dan produktivitas berbasis pendekatan human-centered design, ia dinilai berhasil mengintegrasikan prinsip-prinsip akademis ke dalam tata kelola institusi yang nyata.
Selama masa jabatannya, Prof. Hari Purnomo yang terpilih sebagai Rektor UII periode 2026-2030 itu senantiasa menekankan bahwa keselarasan antara manusia, teknologi, dan lingkungan kerja adalah kunci utama untuk mencapai kinerja organisasi yang berkelanjutan. Sekaligus meningkatkan kualitas hidup para pekerja di berbagai sektor, mulai dari manufaktur hingga UMKM.
Gaya kepemimpinannya yang tegas menjadi pondasi utama dalam menciptakan kedisiplinan, kejelasan aturan, serta konsistensi kerja di lingkungan civitas akademika FTI UII, baik bagi dosen maupun mahasiswa di tingkat sarjana, magister, hingga doktor.
Ketegasan yang adil ini menumbuhkan rasa hormat dan kepastian yang mampu meminimalkan kelalaian serta mengarahkan seluruh energi organisasi pada tujuan bersama yang lebih besar.
Dampak nyata dari pola kepemimpinan ini terlihat pada peningkatan produktivitas kinerja yang sistematis, di mana mahasiswa didorong untuk mampu menyelesaikan studi tepat waktu dengan perolehan IPK optimal serta mencapai waktu tunggu kerja nol tahun setelah lulus.
Mengenai pencapaian institusional, Prof. Hari Purnomo menjelaskan bahwa pada awal masa jabatannya FTI UII hanya mengelola tujuh program studi yang terdiri dari lima program sarjana dan dua program magister, namun kini jumlah tersebut telah berkembang pesat menjadi lima belas program studi.
Pengembangan ini mencakup delapan program sarjana yang meliputi Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Elektro, Informatika, Teknik Mesin, Informatika Pembelajaran Jarak Jauh, serta Rekayasa Tekstil, ditambah dengan empat program magister, dua program doktor, dan satu program profesi insinyur.
"Ekspansi ini adalah komitmen kami untuk menjawab kebutuhan zaman, di mana sekarang kita memiliki program doktor untuk Rekayasa Industri dan Informatika, hingga program profesi yang melengkapi ekosistem pendidikan teknik di UII," ujar Prof. Hari Purnomo, Selasa, 10 Maret 2026.
Selain kuantitas program studi, aspek akreditasi menjadi capaian krusial yang terus diperkuat karena menjadi tolok ukur mutu akademik dan kredibilitas institusi di mata masyarakat dunia.
Saat ini, FTI UII memiliki sebaran akreditasi yang membanggakan dengan rincian dua program studi atau tiga belas persen telah meraih status Unggul serta diakui secara internasional, sementara enam program studi lainnya atau empat puluh persen berstatus Unggul. Sisanya terdiri dari dua program studi dengan predikat Baik Sekali, empat program studi dengan predikat Baik, serta satu program studi yang baru dibuka pada Maret 2026 dengan status akreditasi minimum.
Dalam sebuah kesempatan akademik, Prof. Hari Purnomo menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar label, melainkan jaminan kualitas pendidikan yang akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap daya saing para lulusan FTI UII.
"Setiap pencapaian akreditasi ini adalah bentuk pertanggungjawaban kami dalam menjaga kualitas pendidikan serta memastikan lulusan kami mampu bersaing di kancah global tanpa meninggalkan akar nilai keislaman," ungkapnya.
Kontribusi visioner Prof. Hari Purnomo sebagai alumni sekaligus pemimpin ini akhirnya menjadi momentum penting bagi seluruh civitas akademika dalam memperkokoh posisi UII sebagai universitas yang unggul, berdaya saing internasional, namun tetap teguh memegang nilai-nilai spiritualitas yang menjadi jati diri kampus tersebut.
Post a Comment