Haedar Nashir Serukan Penguatan Akidah Islam Berkemajuan di Era Global
WARTAJOGJA.ID : Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan pentingnya penguatan akidah Islam berkemajuan sebagai fondasi ideologis gerakan Muhammadiyah di tengah dinamika perubahan global. Penegasan tersebut disampaikan dalam Pengajian Ramadan 1447 Hijriah yang digelar di Ballroom Student Dormitory Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Jumat petang (20/2).
Dalam kajian bertajuk “Akidah Islam Berkemajuan: Memperluas Paham Tauhid Murni Tinjauan Ideologis, Filosofis, dan Praktis”, Haedar menyampaikan bahwa tauhid tidak berhenti pada pemahaman teologis, melainkan harus melahirkan orientasi kemajuan dalam kehidupan sosial, intelektual, dan kemanusiaan.
Menurutnya, Islam berkemajuan menuntut umat menghadirkan nilai-nilai keislaman yang rasional, moderat, serta berorientasi pada kemaslahatan publik.
“Pemahaman tauhid yang murni harus mampu membebaskan manusia dari praktik keagamaan yang stagnan dan mendorong lahirnya kreativitas serta pembaruan dalam menghadapi tantangan modernitas,” ujarnya.
Haedar menegaskan bahwa sejak berdiri pada 1912, Muhammadiyah membawa semangat tajdid atau pembaruan dalam berbagai bidang kehidupan. Karena itu, kader Muhammadiyah diharapkan tidak hanya memahami ajaran Islam secara normatif, tetapi juga mampu menerjemahkannya secara kontekstual dalam sektor pendidikan, kesehatan, sosial, hingga kehidupan kebangsaan.
Ia menambahkan, perkembangan global yang ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut kader Muhammadiyah memiliki fondasi akidah yang kokoh sekaligus terbuka terhadap dialog dan dinamika pemikiran. Penguatan ideologi, katanya, menjadi kunci agar gerakan tetap relevan tanpa kehilangan jati diri.
“Melalui pengajian Ramadan ini, diharapkan lahir generasi kader yang memiliki kedalaman spiritual, keluasan intelektual, serta komitmen sosial yang kuat, sehingga Islam berkemajuan terus menjadi pedoman dalam membangun peradaban yang berkeadilan,” tuturnya.
Pengajian Ramadan tersebut menjadi bagian dari agenda tahunan PP Muhammadiyah yang diikuti kader dan pimpinan persyarikatan dari berbagai daerah. Kegiatan ini sekaligus mempertegas arah gerakan Muhammadiyah dalam memperkuat pemahaman ideologis di era kontemporer.
Post a Comment