News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

UPN'V' Yogyakarta Luluskan 340 Wisudawan, Wamen P2MI Pesan Upgrade Diri Ke Wisudawan

UPN'V' Yogyakarta Luluskan 340 Wisudawan, Wamen P2MI Pesan Upgrade Diri Ke Wisudawan

WARTAJOGJA.ID – Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta resmi meluluskan 340 wisudawan pada upacara Wisuda Program Diploma III, Sarjana, Magister, dan Doktor Periode III Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di Sleman, Sabtu (24/1). 

Hadir dalam wisuda itu Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla, yang turut memberikan motivasi mengenai tantangan di pasar kerja global pada para wisudawan.

Dalam pidatonya, Dzulfikar mengibaratkan pengembangan diri manusia seperti pembaruan teknologi ponsel yang harus terus diperbarui agar tidak tertinggal zaman. 

Dzulfikar secara khusus menyoroti kompetensi bahasa sebagai kunci utama jika lulusan ingin bersaing di level internasional.

“Mahasiswa yang hari ini diwisuda harus mampu meng-upgrade diri terus-menerus. Jangan karena Anda sudah selesai S1, S2, atau S3 merasa sudah cukup dengan ilmu. Ingat, perubahan dunia ini begitu sangat cepat. Kendala utama kita di pasar global, seperti di Jerman, adalah bahasa. Lulusan dengan kemampuan akademik baik tetapi tidak didukung kompetensi bahasa berisiko tertinggal,” ujar Dzulfikar Ahmad Tawalla.

Selain memberikan wejangan, Wamen P2MI juga memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif UPN Veteran Yogyakarta dalam membentuk Migrant Center. 

Fasilitas ini dipandang sebagai langkah strategis kampus untuk mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap terserap di pasar kerja internasional dengan perlindungan dan kesiapan yang matang. 

"Maka kehadiran Migrant Center ini kami menyambutnya dengan sangat luar biasa, sangat antusias," pungkasnya.

Wisuda ini menjadi momen penting para lulusan untuk menghadapi dinamika dunia kerja dengan mengedepankan literasi digital dan nilai Bela Negara.

Rektor UPN Veteran Yogyakarta, Prof. Muh. Irhas Effendi, merinci bahwa para lulusan terdiri dari 2 wisudawan program doktor, 45 magister, dan 293 sarjana yang tersebar di lima fakultas. 

Selain memaparkan capaian akademik dengan IPK tertinggi mencapai 4,00 pada program magister, Prof. Irhas juga menjelaskan pengembangan institusi yang terus meningkatkan daya tampung mahasiswa baru hingga 6.036 orang pada tahun 2026, yang diimbangi dengan pembangunan infrastruktur gedung laboratorium dan fasilitas perkuliahan modern.

Dalam pesannya, Prof. Irhas menekankan bahwa penguasaan teknologi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan di era digital. Ia berharap lulusan kampus Bela Negara ini tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan etika digital yang kuat.

"Perlu penguasaan literasi digital, baik itu digital skills, digital culture, digital ethics, dan digital safety. Sebagai alumni yang lahir dari kampus Bela Negara, saudara tidak hanya dituntut unggul dalam kompetensi akademik, tetapi juga harus membawa nilai-nilai Bela Negara dalam dunia nyata maupun dalam kehidupan sehari-hari," tegas Prof. Irhas Effendi di hadapan para wisudawan.


Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment