News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Di Tengah Wacana Reformasi Polri, Penulis Ini Beber Sederet Catatan Lewat Buku

Di Tengah Wacana Reformasi Polri, Penulis Ini Beber Sederet Catatan Lewat Buku

WARTAJOGJA.ID – Diskusi mengenai arah reformasi di internal Kepolisian Republik atau Reformsi Polri kembali menghangat seiring dengan hadirnya perspektif baru dari dunia literasi. 

Ahmad Bahar, seorang penulis yang sebelumnya dikenal melalui ulasan kepemimpinan nasional pada tahun 2024, kini meluncurkan karya terbaru bertajuk memggelitik : “Rapor Merah Sang Jenderal Listyo Sigit Prabowo,"

Buku ini, kata Bahar, hadir sebagai bentuk refleksi kritis terhadap perjalanan institusi kepolisian di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam ulasan yang dituangkan dalam buku tersebut, Ahmad Bahar membedah perjalanan panjang Jenderal Listyo Sigit yang kini tercatat sebagai salah satu Kapolri dengan masa jabatan terlama. 

"Namun, masa jabatan yang panjang tersebut dipandangnya memerlukan evaluasi mendalam terkait efektivitas reformasi birokrasi di tubuh Polri," kata Bahar di Yogyakarta, Jumat 30 Januari 2026.

Bahar menyoroti beberapa tantangan besar yang masih membayangi, mulai dari dinamika indeks demokrasi hingga munculnya fenomena “no viral no justice” di tengah masyarakat yang merindukan pelayanan hukum yang lebih responsif.

Menanggapi berbagai spekulasi mengenai motivasi penulisan buku ini, Ahmad Bahar menyebut bahwa langkahnya murni didorong oleh semangat konstruktif untuk kebaikan institusi. 

Ia menyampaikan bahwa mengkritik Polri bukan berarti menaruh kebencian, melainkan merupakan wujud kepedulian seorang penulis sebagai bagian masyarakat terhadap korps berbaju cokelat tersebut agar terus berbenah dan berkembang menjadi lebih baik. 

Melalui karyanya, Bahar berharap dapat membuka cakrawala berpikir masyarakat dan pemangku kebijakan mengenai kondisi objektif kepolisian saat ini sebagai bahan evaluasi demi perbaikan di masa depan.

Kehadiran buku ini juga disiapkan untuk memantik ruang diskusi yang dinamis di kalangan akademisi maupun praktisi hukum. 

Untuk membedah isi pemikiran tersebut secara lebih mendalam, sebuah agenda diskusi dan peluncuran buku dijadwalkan akan berlangsung pada Kamis, 5 Februari 2026, pukul 15.00 WIB di Gallery Kopi Darmin, Pancoran, Jakarta Selatan mendatang.

Acara ini direncanakan akan menghadirkan sejumlah tokoh yang memiliki kompetensi di bidangnya, seperti Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Oegroseno dan akademisi Rismon Sianipar, serta mengundang tokoh nasional Mahfud MD yang saat ini dalam tahap konfirmasi kehadiran.

Melalui narasi yang tertuang dalam buku tersebut, masyarakat diajak untuk menelaah secara objektif capaian serta tantangan kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

Catatan-catatan yang disampaikan penulis akan menjadi stimulus bagi penguatan institusi atau sekadar menjadi bagian dari dinamika dialektika sejarah kepolisian, hal tersebut diharapkan dapat terjawab dalam forum diskusi yang akan digelar mendatang.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment