News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Dorong UMKM Perkuat Inovasi, Sarasehan SIBAKUL di Sanden Bantul

Dorong UMKM Perkuat Inovasi, Sarasehan SIBAKUL di Sanden Bantul

WARTAJOGJA.ID  : Dinas Koperasi UKM DIY kembali menggelar Sarasehan SIBAKUL pada Rabu 22 Mei 2024 di Balai Kel. Murtigading, Dsn Senden, Kel Murtigading, Kap. Sanden, Kab. Bantul.

Sarasehan SIBAKUL ini sebagai satu komitmen Dinas Koperasi UKM DIY dalam pemberdayaan UMKM pada wilayah perdesaan untuk mendukung pemulihan ekonomi daerah secara komprehensif dan skema pengelolaan desa mandiri budaya.

Hadir sebagai narasumber  H. Boedi Dewantoro, S.H., M.Si. selaku Anggota DPRD DIY, Drs. Bambang Trijanto, M.Pd selaku Lurah Murtigadin, Imam Syafii selakuPraktisi/Coach/UMKM Inspiratif dan Wisnu Hermawan, S.P., M.T. selaku Kepala Bidang Layanan Kewirausahaan KUKM Dinas Koperasi dan UKM DIY.

Desa Murtigading, Kecamatan Sanden Kecamatan Bantul terdapat banyak sekali usaha industri rumahan yang menghasilkan beragam jenis produk. Beberapa masalah yang ditemukan yang menyebabkan kurang berkembangnya usaha mikro dan kecil di desa Murtigading adalah masih terbatasnya kemampuan pelaku UMKM dalam pemahaman akuntansi untuk pengelolaan keuangannya. Pencatatan transaksi masih dilakukan secara manual dan kurangnya pemahaman akuntansi membuka peluang terjadinya kesalahan pencatatan, sehingga informasi atau laporan keuangan yang dihasilkan tidak akurat dan tidak tepat waktu.

Wisnu Hermawan, S.P., M.T. selaku Kepala Bidang Layanan Kewirausahaan KUKM Dinas Koperasi dan UKM DIY mengatakan , SiBakul ini merupakan wadah daripada UMKM lokal Yogyakarta sehingga dengan pemberian ongkir itu,  tentu akan meningkatkan perekonomian terutamanya kepada daya jual dan daya beli masyarakat. Dengan free ongkir mereka mendapatkan barang lebih banyak sehingga dari tahun 2020 ini UMKM disini sangat maju pesat bahkan UMKM yang dilayani lewat SiBakul ini mencapai 300.000 lebih UMKM. 

Hingga memasuki awal 2024, kondisi ekonomi daerah kembali normal dan banyak memberikan tantangan dan harapan.  Pertumbuhan ekonomi DIY bisa bertahan pada angka 5 persen, dengan tingkat kemiskinan dan ketimpangan pendapatan masih menjadi problematika yang kembali harus dientaskan,; merupakan ekses yang harus ditangani secara bijak dan berkelanjutan.  Artinya, pada tahun 2024 ini, skema pembangunan kawasan perdesaan dan perkotaan yang berkelanjutan dengan pemberdayaan UMKM secara berkelanjutan harus kembali digiatkan seiring dengan upaya pengentasan kemiskinan, penurunan ketimpangan, dan menekan angka pengangguran; melalui kegiatan ekonomi produktif. 
 

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment