News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

FTI UII Yogya Ulas Pasokan Energi Primer Ketenagaanlistrikan di Indonesia

FTI UII Yogya Ulas Pasokan Energi Primer Ketenagaanlistrikan di Indonesia

WARTAJOGJA.ID : Program Studi Teknik Industri, Program Magister
Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) Yogyakarta menggelar kuliah umum bertajuk Memastikan Ketersediaan Pasokan Energi Primer Ketenagaanlistrikan di Indonesia pada Sabtu 4 Mei 2024 lalu.

Hadir sebagai narasumber Prof. Fathul Wahid., S.T., M.Sc., Ph.D selaku Rektor Universitas Islam Indonesia, Iwan Agung Firstantara selaku Direktur Utama PT PLN Energi Primer Indonesia, dan Ir. Winda Nur Cahyo., S.T., M.T., Ph.D., IPM selaku Ketua Program Studi Teknik Industri, Program Magister.


Rektor Universitas Islam Indonesia Prof Fathul Wahid dalam paparannya menyatakan kuliah umum dengan tema yang luar biasa dan terkait dengan manajemen rantai pasok untuk energi primer di Indonesia sangat penting dibahas.

"Ada banyak isu yang dapat kita angkat di sini, yang pertama bahwa energi adalah sesuatu yang sekarang menjadi perhatian dunia menjadi salah satu tujuan dalam Sustainable Development Coals," kata Rektor.

Rektor juga mengatakan dalam forum daring ini civitas akademika dan masyarakat bisa mengetahui
bagaimana energi yang bersih, energi yang dapat dijangkau itu selalu tersedia.

"Karena dunia sekarang mengalami krisis energi sehingga pasukan energi yang selalu tersedia dengan biaya yang dapat juga terjangkau menjadi sangat penting untuk menggerakkan ekonomi dunia sehingga pasukan energi primer ini sangat penting karena menyentuh langsung konsumen dari energi tersebut," kata Rektor

Rektor menambahkan, energi ini mirip infrastrukturpasukan energi di sebuah infrastruktur dan infrastruktur itu biasanya akan terasa keadaannya keberadaannya.

"Ketika dia bermasalah, seperti halnya Listrik. Ketika ada orang tidak merasakan karena janggo sebagai suatu yang sudah lumrah begitu saja, tetapi ketika listrik mati atau bahkan internet mati sebagai sebuah infrastruktur maka orang baru sadar ternyata kita butuh energi kita butuh internet karena infrastruktur akan terlihat ketika dia bermasalah ketika pasukan energi ini bermasalah maka baru kelihatan kita tidak ingin kesadaran itu. Muncul ketika masalah hal justru kita ingin ada kesadaran bahwa keberlangsungan pasukan sampai kepada konsumen menjadi penting," tegas Rektor.

Kemudian, lanjut Rektor, semua itu tidak mungkin bisa dijalankan dengan baik tanpa manajemen rantai pasukan yang bagus. 

"Nah, kita berharap apa yang sudah dilakukan selama ini oleh PT PLN EPI dapat kita cermati, dapat kita pelajari dan harapannya praktek praktik baik yang sudah dilakukan dapat  menginspirasi, kita dapat diterapkan di konteks lain dan tidak kalah penting lagi adalah bahwa keberadaan PT PLN EPI sebagai salah satu yang pihak yang bertanggung jawab untuk pasokan dan distribusi energi primer di Indonesia dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik baiknya karena tanpa itu banyak hal yang bermasalah. Termasuk kegiatan ekonomi yang itu mendukung menyokong perekonomian nasional yang merupakan hajat hidup orang banyak," kata Rektor. 

Sementara Iwan Agung Firstantara selaku Direktur Utama PT PLN Energi Primer Indonesia dalam kuliah umum itu mengatakan PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) merupakan Transformasi dari PT PLN Batubara dengan diawali dengan virtual launch Holding Sub Holding PT PLN (Persero) pada tanggal 21 September 2022 dan kemudian ditetapkan beroperasi secara penuh pada tanggal 01 Januari 2023.   

Seiring dengan transformasi tersebut, PT PLN Energi Primer Indonesia mengembangkan lini  bisnis yang sebelumnya meliputi Penyediaan Batubara untuk +20% pasokan batubara PLTU PLN dan Pengembangan Tambang menjadi
Penyediaan batubara dan pengembangan tambang eksisting untuk mensuplai seluruh PLTU PLN Group, Penyediaan Gas untuk Pembangkit, Penyediaan BBM untuk Pembangkit  dan Penyediaan Biomassa untuk co-firing PLTU.

"Sebagai perusahaan energi primer di Indonesia, PT PLN Energi Primer Indonesia memiliki  tantangan unik dalam Manajemen Rantai Pasokan/Supply Chain Management (SCM) untuk  memastikan dan mengamankan ketersediaan pasokan energi primer yang stabil ke pembangkit dan  terjangkau bagi masyarakat," kata Iwan. 

Selain itu juga PT PLN EPI juga melakukan Optimasi rute pasokan batu bara untuk pembangkit PLN Group serta pengembangan Coal Blending Facility (CBF) dengan menerapkan value creation shipment via KBS ke PLU Jawa 7 dan Labuan Sinergi PLN EPI Krartau Steel 

"Penerapan sistem dan teknologi informasi yang canggih ini membantu PLN Energi Primer  Indonesia dalam meningkatkan efisiensi operasional, meningkatkan pelayanan pelanggan, dan  beradaptasi dengan perubahan lingkungan bisnis yang cepat," urai Iwan.

Ir. Winda Nur Cahyo., S.T., M.T., Ph.D., IPM selaku Ketua Program Studi Teknik Industri, Program Magister mengatakan Program Studi Teknik Industri, Program Magister dan Program  Studi Rekayasa Industri, Program Doktor, Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam  Indonesia (UII) Yogyakarta berinisiatif melaksanakan kuliah Umum bagi Mahasiswa S2 dan S3  untuk menjawab bagaimana PLN Energi Primer Indonesia menjaga Energi Primer.

"Juga untuk memahami bagaimana PLN EPI menjaga Jantung Indonesia. yang merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan dan pembangunan  berkelanjutan di Indonesia," kata dia.

Peserta selain Mahasiswa Magister Teknik Industri dan Mahasiwa Doktor Rekayasa Industri FTI UII juga Profesional & Praktisi.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment