News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Jaga Pemilu Damai, Mahasiswa Maluku Utara DIY gelar deklarasi Damai

Jaga Pemilu Damai, Mahasiswa Maluku Utara DIY gelar deklarasi Damai


WARTAJOGJA.ID - Mahasiswa Maluku Utara DIY menggelar deklarasi pemilu damai, Minggu 11 Februari 2024.

Mahasiswa Maluku Utara yang di DIY yang tergabung dalam Komunitas Rumah Marimoi membahas situasi politik saat ini yang semakin panas menjelang pemungutan suara. Berita Hoax dan ujaran kebencian berkaitan dengan Pemilu 2024 ini semakin banyak bertebaran diberbagai platform media sosial. Beranjak dari hal tersebut, Mahasiswa Maluku Utara DIY tergerak untuk memberikan sumbangsih positif setidaknya dapat bermanfaat bagi perdamaian di tahun politik ini.

Deklarasi pemilu damai dipilih sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar persatuan bangsa tetap menjadi nomor satu walaupun berbeda pilihan politiknya sekaligus memastikan pemilu tahun 2024 mendatang berjalan dengan aman, penuh keharmonisan dan tidak saling memecah belah," ujar Ketua Komunitas Rumah Marimoi Irfan Ahmad

Selain itu, dengan adanya deklarasi pemilu damai dari temen temen pengurus juga sebagai bentuk dukungan terhadap terlaksananya Pemilu 2024 yang damai dengan menolak segala bentuk kampanye hitam, ujaran kebencian dan informasi hoaks," Lanjutnya.

"Dalam kegiatan ini juga ingin memberikan stimulus kepada pengurus Komunitas Rumah Marimoi Mahasiswa Maluku Utara yang ada DIY untuk melawan penggunaan hoaks dalam pemilu serta mendorong terciptanya pemilu yang rasional," Imbuh putra

Untuk itu, Mahasiswa Maluku Utara DIY mengajak masyarakat untuk terlibat dalam suksesi pemilu yang bermartabat, penuh integritas, jujur, adil aman dan demokratis dengan tetap mengindahkan perundang-undangan yang berlaku. 

Cita-cita ideal tersebut berjalan senada dengan kehendak kita bersama untuk melahirkan demokrasi subtansial dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

Tindakan-tindakan provokatif yang melahirkan konflik sosial, polariasi dan perpecahan. Tindakan provokatif tersebut tergambar dari praktik kampanye hitam (black campaign), pertunjukan kekerasan dalam kampanye, pemalsuan informasi dan penggunaan bahasa yang kasar, merendahkan dan mencela lawan politik.

Atas kondisi itu, Mahasiswa Maluku Utara DIY bersama seluruh
elemen strategis mahasiswa yang lain menggelar deklarasi pemilu damai untuk menyatakan sikapnya.*

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment