News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

UNU Yogyakarta Gandeng Bursa Efek Indonesia Luncurkan Investa Rangers

UNU Yogyakarta Gandeng Bursa Efek Indonesia Luncurkan Investa Rangers



WARTAJOGJA.ID : Center for Sharia Finance and Digital Economy (Shafiec) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan agenda on boarding "Investa Rangers", yaitu program pengembangan talent pegiat literasi pasar modal syariah dari kalangan santri dan mahasiswa dalam melakukan literasi di lingkungan pesantren, pada Senin, 3 Juli 2023. Agenda yang diselenggarakan secara luring ini dihadiri oleh Kepala Unit Pengembangan Bisnis Syariah PT. Bursa Efek Indonesia Doddy Prasetya, Direktur Eksekutif Shafiec UNU Yogyakarta Danang Teguh Qoyyimi, Strategic Communication Manager Shafiec Intan Agisti, dan diikuti oleh 10 peserta yang telah lolos seleksi untuk menjadi Investa Rangers dan siap melakukan rangkaian kegiatan Jelajah Investasi di pondok pesantren di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. 

"Agenda on boarding pada hari ini merupakan acara pelepasan peserta Investa Rangers untuk melakukan Jelajah Investasi, yaitu literasi pasar modal syariah di pesantren, komunitas mahasiswa, maupun di media sosial, yang akan diselenggarakan hingga bulan November mendatang. Investa Rangers bertujuan untuk meningkatkan literasi pasar modal syariah, khususnya di lingkungan pesantren. Itulah mengapa sebagian besar dari peserta Investa Rangers merupakan santri pondok pesantren, sehingga mereka sudah memiliki sudut pandang tersendiri dan cara penyampaian ilmunya nanti dapat disesuaikan dengan target audiens di pesantren,” terang Danang Teguh Qoyyimi, Direktur Eksekutif Shafiec UNU Yogyakarta.

“Para Investa Rangers ini juga telah kami bekali dengan materi pengenalan pasar modal syariah, prinsip syariah di pasar modal, hingga public speaking dan presentation skills untuk menunjang kemampuan mereka selama menyampaikan ilmu yang telah mereka dapatkan. Kedepannya, kami targetkan ada 10 pondok pesantren dan 1000 peserta yang terliterasi pasar modal syariah. Kami harap, Investa Rangers mampu menjadi pionir dalam membumikan pasar modal syariah dimanapun mereka berada. Kami juga berharap makin banyak elemen masyarakat yang semakin melek investasi syariah dan mampu mengelola keuangannya dengan lebih baik," imbuh Danang.

Kepala Divisi Pasar Modal Syariah PT Bursa Efek Indonesia, Irwan Abdalloh, mengatakan bahwa program ini adalah permulaan bagi teman-teman Investa Rangers dalam menginklusifkan investasi di pasar modal syariah di lingkungan pondok pesantren. Ia berharap, ilmu yang didapat jangan hanya diserap saja, namun bisa dibagikan kepada orang-orang terdekat supaya dapat lebih melek tentang investasi.

”Kami tahu persis bahwa ada pasar yang sangat terbuka lebar, ada publik yang memang belum paham dengan pasar modal syariah dan publik itu ada di pesantren. Investa Rangers ini menjadi partner dalam membantu kami untuk mengedukasi dan meningkatkan literasi pasar modal syariah di pesantren. Harapannya adalah pesantren ini menjadi melek investasi syariah yang benar dan terhindar dari investasi bodong lainnya,” ungkap Irwan.

Seleksi kandidat Investa Rangers telah dilaksanakan pada tanggal 3 hingga 28 Mei 2023 secara daring, dilanjutkan pengumuman 10 peserta lolos seleksi pada 1 Juni 2023. Selanjutnya, 10 peserta Investa Rangers mengikuti rangkaian bootcamp secara daring maupun luring dengan materi terkait pengenalan pasar modal syariah, kelas kepenulisan, manajemen media sosial, hingga materi terkait public speaking, yang diakhiri dengan assesmen akhir berupa presentasi terkait pasar modal syariah bagi tiap peserta. Usai bootcamp, para peserta akan memulai rangkaian kegiatan bertajuk Jelajah Investasi yang akan diisi dengan berbagai kegiatan literasi pasar modal syariah di pondok pesantren, komunitas, perseorangan, serta melalui media sosial masing-masing peserta Investa Rangers.  (Cak/Rls)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment