News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Muluskan Partai Ummat 2024, Amien Rais Bersiap Gerilya Di Daerah Khusus

Muluskan Partai Ummat 2024, Amien Rais Bersiap Gerilya Di Daerah Khusus


Rapat Koordinasi Wilayah DPW dan DPD Partai Ummat se-DI Yogyakarta di Yogyakarta Minggu 5 Juni 2022.

WARTAJOGJA.ID : Politisi senior Amien Rais dipastikan bakal terjun langsung untuk membantu mempersiapkan berbagai kelengkapan agar Partai Ummat dapat lolos dan melenggang lancar sebagai salah satu peserta Pemilu 2024.

Partai Ummat telah masuk sebagai salah satu dari 75 partai politik yang badan hukumnya telah disahkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sehingga berhak mendaftar sebagai peserta pemilu pada 1-7 Agustus 2022 mendatang.

"Jelang pendaftaran pemilu, Pak Amien Rais terus bersafari, terjun langsung untuk daerah-daerah yang butuh perhatian khusus," kata Wakil Ketua Umum Partai Ummat Nazarrudin di sela Rapat Koordinasi Wilayah DPW dan DPD Partai Ummat se-DI Yogyakarta di Yogyakarta Minggu 5 Juni 2022.

Nazzarudin menuturkan, terjunnya langsung Amien Rais bersamaan dengan ditetapkannya target Partai Ummat. Bahwa awal Juli 2022 nanti, kepengurusan provinsi-kabupaten se-Indonesia musti sudah rampung terbentuk dengan status memenuhi syarat sebagai peserta pemilu.

"Saat ini bisa dikatakan sudah 50 persen selesai dan MS (memenuhi syarat) sebagai peserta pemilu untuk tingkat nasional," kata dia.

Adapun daerah yang butuh perhatian khusus yang jadi sasaran disambangi langsung Amien Rais, kata Nazarrudin, merujuk daerah yang tingkat antusiasmenya tinggi. 

"Contohnya daerah yang kader-kader Partai Ummat di situ banyak berasal dari pindahan partai lain, seperti Jawa Barat," kata Nazzarudin. 

Safari Amien Rais ke Jawa Barat, khususnya Parahyangan Timur akhir Mei lalu, telah berhasil melantik pengurus Partai Ummat di enam kabupaten/kota.

Nazaruddin menambahkan, Partai Ummat sebagai partai yang benar benar baru, diakui perlu lebih berjibaku untuk memenuhi persyaratan pemilu yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Misalnya kami harus bisa memastikan yang tercantum sebagai pengurus benar benar bisa hadir saat proses verifikasi administrasi maupun faktual,” ujarnya 

Satu gambaran untuk syarat kepengurusan di wilayah Jawa, kata Nazzarudin, dinamikanya berbeda sehingga masih berproses.

"Jawa Tengah kami masih proses, dari 35 kabupaten/kota yang sudah terbentuk kepengurusannya baru 31 daerah," kata dia.

Di Jawa Tengah, Partai Ummat belum berhasil membentuk kepengurusan antara lain di Kabupaten Wonogiri dan Sukoharjo karena persoalan sumber daya manusia (SDM)

"Di Sukoharjo dan Wonogiri belum terbentuk DPD-nya karena sulit mencari SDM yang bersedia mengurusi partai,” kata dia.

"Yang mengejutkan justru seperti Papua Barat dan Aceh yang sukses sejak awal menbentuk kepengurusan," Nazaruddin menambahkan.

"Tapi untuk wilayah kepulauan seperti  Kepri kami masih proses karena masalah medan juga komunikasinya,  harus naik perahu," ujarnya.

Aturan KPU untuk peserta pemilu mensyaratkan bahwa 75 persen kabupaten/kota partai memiliki kepengurusan.

Ketua DPW Partai Ummat DIY, Dwi Kuswantoro mengatakan Partai Ummat DIY sudah sangat siap mengikuti proses tahapan verifikasi KPU untuk menjadi peserta Pemilu Legislatif 2024.

“100 persen untuk DIY sudah terpenuhi syarat sebagai peserta pemilu, mulai dari administrasi, kantor, dan jumlah keanggotaan,” kata Dwi. (Cak/Rls)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment