News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Partai Demokrat Yogya: Pj Wali Kota Musti Komitmen Atasi Dampak Pandemi Covid-19

Partai Demokrat Yogya: Pj Wali Kota Musti Komitmen Atasi Dampak Pandemi Covid-19


Ketua DPC Partai Demokrat Kota Yogyakarta , Rini Hapsari

WARTAJOGJA.ID:  DPC Partai Demokrat Kota Yogyakarta mendorong Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta yang dijabat Sumadi sejak Minggu (22/5/2022) lalu, untuk merampungkan sederetan pekerjaan rumah, selepas masa jabatan kepala daerah Haryadi Suyuti dan Heroe Poerwadi berakhir.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Yogyakarta , Rini Hapsari, mengatakan, di era kepemimpinan Haryadi-Heroe, banyak capaian positif yang berhasil ditorehkan.
Meski, ia mengakui, belum semua target di Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022 bisa dirampungkan.

"Tapi, memang pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 lalu jadi salah satu kendala. Dengan segala keterbatasan waktu dan anggaran, masyarakat bisa merasakan perubahan di masa kepemimpinan mereka," tambahnya, Selasa (24/5/2022).

Sebagai partai pengusung Haryadi-Heroe pada Pilwali 2017 silam, Partai Demokrat pun mengakui kerja keras keduanya.

Rini memberi contoh, Pemkot Yogyakarta sukses melakukan revitalisasi beberapa kawasan cagar budaya, menjadi pedestrian apik, yang bersinergi dengan Pemda DIY.

"Kinerja keduanya bisa membawa Kota Yogyakarta bangkit dari pandemi. Efeknya, Kota Yogya kembali bergeliat wisatanya, dan perekonomian pulih. Maka, kita haturkan terima kasih pada Pak Haryadi dan Pak Heroe, atas kepemimpinan di masa-masa sulit akibat pandemi ini," terangnya. 

Walau begitu, Rini menegaskan, masih ada PR yang harus dibereskan Penjabat Wali Kota pengganti Haryadi-Heroe.

Ya, Satu di antaranya, mengenai penanggulangan kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, masih ada sebagian masyarakat yang urung bangkit ekonominya.

Deretan program untuk pengentasan kemiskinan, seperti Gandeng Gendong, harus lebih dimaksimalkan. Keterlibatan akademisi, pelaku usaha, komunitas, wajib diperkuat.
Rini berharap, lewat sinergitas tersebut, polemik kemisikinan dapat dikeroyok dan dirampungkan bersama-sama.

"Termasuk untuk pemberdayaan UKM. Gandeng Gendong yang ditelurkan di era kepemimpinan Haryadi-Heroe masih berfokus pada UKM sektor kuliner. Sedangkan usaha di sektor lain masih kurang maksimal," tegasnya. (Cak/Rls)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment