News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Covid-19 Meledak 2.450 Kasus, Warga di Sleman Meninggal Saat Isoman

Covid-19 Meledak 2.450 Kasus, Warga di Sleman Meninggal Saat Isoman




WARTAJOGJA.ID :  Lonjakan kasus Covid-19 baru harian di wilayah  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) semakin mengkhawatirkan dengan tambahan lebih dari 2.000 kasus.

"Penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 hari ini di DIY sebanyak 2.450 kasus, total kasus aktif menjadi 17.632 kasus," kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 DIY Berty Murtiningsih Selasa.

Berty mengungkap ada enam kasus kematian terkonfirmasi Covid-19 hari ini. Yang terdiri tiga kasus kematian dari Kabupaten Sleman, dua orang dari Kabupaten Bantul dan satu orang dari Kabupaten Kulon Progo.

Koordinator Posko Dekontaminasi Covid-19 Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sleman Vincentius Lilik Resmiyanto saat dikonfirmasi terpisah menyebut tiga kematian dari Kabupaten Sleman itu bukan pasien yang dirawat di rumah sakit atau menjalani isolasi terpadu yang disediakan pemerintah. Melainkan sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing.

"Tiga warga yang meninggal seluruhnya dijemput tim kami saat sedang isoman, seluruhnya usia di atas 50 tahun," kata Lilik.

Lilik merinci, tiga warga Sleman yang meninggal itu satu sedang menjalani isolasi di rumahnya kawasan Klisat, Kecamatan Minggir, lalu dari Plemburan Sariharjo Ngaglik, dan ketiga dari Banteng, Hargobinangun Kecamatan Pakem.

"Sebelum kami jemput dan makamkan jenazah itu, kami meminta hasil test post mortem dari puskesmas atau klinik setempat dan semuanya positif, keluarga lalu menyerahkan untuk dimakamkan dengan protokol Covid-19," kata dia.

Lilik mengaku belum mengetahui persis penyebab para lanjut usia itu tak dibawa atau dipindahkan ke lokasi isolasi terpadu.

"Dugaan kami karena memiliki penyakit penyerta dan sudah sepuh (tua) sehingga oleh keluarganya diminta isolasi di rumah daripada sendirian di lokasi isolasi terpadu," kata dia.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman Makwan mengatakan hingga Selasa ini dari dua lokasi isolasi terpadu yang disediakan Pemerintah Kabupaten Sleman keterisiannya juga semakin meningkat.

"Hingga Selasa sore ini yang dirawat di lokasi isolasi terpadu ada 235 pasien, dan sisa ranjang 19 unit," kata dia.

Makwan merinci di lokasi isolasi terpadu Asrama Haji ada 144 pasien dengan sisa ranjang 16 unit. Lalu di lokasi isolasi terpadu Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Gemawang ada 
98 pasien dengan sisa ranjang tiga unit.

"Mulai Rabu (23/2) shelter isolasi terpadu kampus Universitas Islam  Indonesia (UII) kembali aktif dengan 69 ranjang," kata dia.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment