News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kunjungi Rumah dr Radjiman di Ngawi, Komisi A DPRD DIY Ajak Gelorakan Pancasila

Kunjungi Rumah dr Radjiman di Ngawi, Komisi A DPRD DIY Ajak Gelorakan Pancasila


Komisi A DPRD DIY melakukan dialog dengan pemerintah kabupaten Ngawi, Jawa Timur sekaligus melakukan kunjungan ke situs bersejarah, rumah kediaman salah satu pahlawan nasional, Dr KRT Radjiman Wediodiningrat Jumat (14/1)

WARTAJOGJA.ID : Komisi A DPRD DIY melakukan dialog dengan pemerintah kabupaten Ngawi, Jawa Timur sekaligus melakukan kunjungan ke situs bersejarah, rumah kediaman salah satu pahlawan nasional, Dr KRT Radjiman Wediodiningrat. 

Kunjungan ke rumah kediaman Ketua BPUPKI ini bagian dari melengkapi pembatinan tentang sejarah, khususnya berkait tentang lahirnya Pancasila. Dr KRT Radjiman Wediodiningrat adalah Ketua BPUPK, Badan Penyidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia dibentuk pada 29 April 1945 dan dibubarkan tanggal 7 Agustus 1945.

Sebelum berkunjung ke rumah kediaman pahlawan nasional Dr KRT Radjiman Wediodiningrat, Ketua Komisi A  DPRD DIY, Eko Suwanto menyerahkan cenderamata wayang Werkudoro kepada Bupati Ngawi usai berdialog di pendopo kabupaten. 

"Kita semua paham, sosok tokoh Werkudoro. Sebagai pemimpin ada pesan harapan bahwa ini bisa mewujud dalam kerja kelola negara di era kini, bagaimana jadi pemimpin yang punya tanggung jawab jujur dan berani, bela kebenaran, jaga Pancasila dan NKRI," kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY,  Jumat petang, 14/1/2022.

Di dalam dialog bersama Bupati Ngawi tersebut mengemuka soal peran pemerintah daerah dalam rangkaian pembangunan situs-situs bersejarah di kabupaten Ngawi.

Ony Anwar Harsono menjelaskan kabupaten Ngawi cukup banyak memiliki situs bersejarah yang bisa dikunjungi oleh masyarakat. Ada museum Trinil dan wisata alam hingga tempat bersejarah seperti rumah kediaman Dr KRT Radjiman Wediodiningrat.

"Kami berharap, setelah ini ada kerjasama yang lebih detail dengan DIY yang merupakan salah satu tujuan wisata andalan Indonesia. Kami punya potensi sama dengan DIY, hanya bedanya kami tidak punya pantai saja. Mudah-mudahan sinergi bisa terus terjalin antara DIY dengan Ngawi,” kata Ony Anwar Harsono. 

Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY  menyebutkan jumlah ratusan situs bersejarah di Ngawi  sangat besar untuk ukuran satu kabupaten. Situs Trinil, Benteng Pendem hingga rumah dr Radjiman selama ini telah dirawat dan dikelola dana daerah.

"Dengan belajar sejarah ini, khususnya sejarah perjuangan bangsa Indonesia, kita gelorakan Pancasila dan semangat nasionalisme Indonesia, semangat gotong royong kita. Banyak tempat bersejarah di DIY dan Ngawi yang bisa menjadi tempat belajar, pusat riset juga tempat rekreasi sejarah. Dari tempat inilah kita ajak generasi mileniasi, generasi Z sinau sejarah, sinau Pancasila. Destinasi sejarah ini kalau divideokan, difilmkan kan bagus buat sinau gen Z dan milenial dimasa kini dan akan datang", ujar Alumni MEP UGM Eko Suwanto (Yat/Gun)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment