News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Syawalan Virtual, Ini Pesan Gubernur DIY

Syawalan Virtual, Ini Pesan Gubernur DIY



Sultan HB X dalam syawalan virtual Senin (31/5) (ist)

WARTAJOGJA.ID : Sesungguhnya, menerima arti penting manusia merupakan substansi makna Idulfitri, di mana pribadi tidak tenggelam, tetapi justru tampil, dengan rohani yang hidup, dengan kemerdekaan. Hubungan tanpa pamrih, saat manusia berterima kasih dan lulut-bĂȘkti, kontak langsung tanpa perantara siapa pun dia, agar puisi cinta sampai ke haribaan-Nya.
Hal tersebut merupakan inti dari sambutan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam agenda Syawalan Virtual Idulfitri 1442H Gubernur dan Wakil Gubernur DIY, Senin (31/01) pagi di Gedhong Pracimosono, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.
Turut hadir mendampingi Ngarsa Dalem, yakni GKR Hemas beserta Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X dan istri, GKBRAy. A. Paku Alam.  Agenda syawalan virtual dilakukan bersama Forkompimda DIY, perwakilan kabupaten/kota di DIY, serta Banhubda DIY dari lokasi masing-masing.  
Lebih lanjut, Ngarsa Dalem menjelaskan bahwa sejatinya Islam bukan lagi dalam arti doktrin agama semata, tetapi konsep kebenaran universal. “Islam mengedepankan etika dan kemanusiaan sebagai artikulasi pemaknaan terdalam dari tauhid, sesuai ajaran elementer Islam: rahmatan lil ‘alamien. Pemahaman seperti itulah yang menjadikan Islam berkah atau rahmat bagi seluruh alam semesta,” ujar Ngarsa Dalem.
Tak hanya itu, Sri Sultan, berharap agar ‘kemenangan’ yang diraih pada momentum Idulfitri dapat menghadirkan kualitas kehidupan yang lebih baik dalam bidang pengabdian dan profesi yang dijalani masing-masing orang. “Izinkan saya bersama istri mengucapkan Selamat Idulfitri 1442 H, mohon maaf lahir dan batin,” tutup Sri Sultan.
Sebelum Sri Sultan menyampaikan sambutan, terlebih dulu disaksikan pembacaan Ikrar Syawalan oleh Ketua DPRD DIY, Nuryadi. “Kita telah penuhi bulan Ramadan dengan amalan seperti sodakoh, kita sudah menjauhi perbuatan dilarang seprti marah, menggunjing, menipu dan sebagainya, semua kita lakukan untuk menyucikan diri kita agar menjadi orang yang taqwa sebagaimana diperintahkan Allah SWT,” urai Nuryadi.
Selama sebulan penuh, lanjut Nuryadi, orang yang berpuasa telah ditempa menjadi sebaik-baiknya manusia, insan kamil, untuk kebaikan kita sendiri, baik membangun hubungan personal maupun hubungan kelembagaan agar menjadi lebih baik. Meski pelaksanaan Syawalan 2021 dilakukan secara online, sejatinya merupakan ikhtiar untuk meminimalisir penyebaran COVID-19 di DIY. “Kami yakin sepenuhnya, kita akan segera melewati masa-masa sulit ini dan kembali dapat melesatkan pembangunan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Tak lupa, menyambut Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, Nuryadi mengajak agar masyarakat senantiasa mengamalkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. “Pancasila sebagaimana disampaikan Presiden Soekarno adalah hasil penggalian dari nilai-nilai budaya asli indoensia. Pancasila tidak bertentangan dengan agama manapun dan diakui secara universal. Oleh karena itu, saat ini yang perlu kita lakukan adalah setiap warga negera mengetahui apa itu Pancasila dan dapat mengejawantahkan dalam kehidupan sehari-hari. Bangsa ini akan menjadi bangsa yang besar bila mengamalkan nilai-nilai Pancasila,” pesannya. 
Agenda Syawalan Virtual ini juga turut dihadiri secara daring oleh Menteri Sekretaris Negara RI, Prof. Pratikno dan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan RI, Prof. Mahfud MD. Kedua menteri menyampaikan permohonan maaf kepada Ngarsa Dalem dan GKR Hemas dan berharap agar Idulfitri dapat menjadi arena yang tepat untuk membangun tekad untuk mendaki menuju kesucian diri.
Tak hanya itu, perwakilan Kabupaten/Kota di diy yang terdiri dari tenaga kesehatan, guru, petani, lurah, dan pelaku wisata secara daring juga menyampaikan ucapan selamat Idulfitri dan menyampaikan permohonan maaf kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DIY.
Adapun agenda syawalan ini sendiri juga dihadiri secara langsung oleh Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji, Kepala Bank Indonesia Kanwil Yogyakarta Hilman Tisnawan, Kapolda DIY, Irjen Pol. Asep Suhendar, Danlanal Yogyakarta Letkol (Laut) Damayanti, Kepala Kanwil Kemenag DIY Edhy Gunawan, dan Kabinda DIY. Syawalan turut dimeriahkan dengan tarian pembuka yakni Sekar Pudyastuti persembahan Dinas Kebudayaan DIY.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment