News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Cegah Pasar Tumpah, Perketat Prokes Pasar Tradisional dan Supermarket

Cegah Pasar Tumpah, Perketat Prokes Pasar Tradisional dan Supermarket


Wakil Ketua Komisi C DPRD Sleman Guntur Yoga Purnawan ST (ist)

WARTAJOGJA.ID : Aparat pemerintah akan melakukan penyekatan jalan di kawasan perbatasan provinsi untuk menegakkan kebijakan larangan mudik pada 6-17 Mei mendatang. 

Pun demikian di jalur-jalur alternatif yang biasa dilalui pemudik dengan kendaraan pribadi.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Sleman Guntur Yoga Purnawan ST mengapresiasi langkah pemerintah tersebut. 

Kendati demikian, anggota Fraksi Partai Golkar itu mengingatkan  pemerintah daerah agar juga menyiagakan petugas di titik-titik rawan kecelakaan dan macet. Misalnya di sekitar pasar tradisional yang berlokasi di pinggir jalan. 

"Menjelang Lebaran sering kali terjadi pasar tumpah. Pedagang dadakan yang tak kebagian lapak di dalam pasar akan menggelar dagangan di luar pasar atau pinggir jalan," kata Guntur Jumat (30/4).

Di sisi lain, ia mengungkap tak sedikit konsumen yang enggan masuk pasar dengan alasan kehabisan tempat parkir atau karena tak mau berdesak-desakan. 

Sehingga mereka pilih belanja di lapak-lapak yang digelar pedagang di luar pasar.

 "Itulah yang biasanya menyebabkan macet dan muncul istilah pasar tumpah," ungkapnya.

Selain mencegah pasar tumpah, Guntur mewanti-wanti aparat untuk memperketat pengawasan protokol kesehatan (prokes) di pasar tradisional maupun pusat-pusat perbelanjaan. Khususnya seminggu menjelang Lebaran. 

Hal tersebut demi mencegah persebaran Covid-19 atau timbulnya klaster baru Corona.

Sebab, pada hari-hari terakhir Ramadan itulah masyarakat biasanya berbondong-bondong memadati pasar tradisional atau mal-mal dan supermarket untuk berbelanja memenuhi kebutuhan Lebaran. "Kegiatan itu seolah sudah tradisi. Seperti halnya mudik," ungkapnya.

Selain aparat, Guntur mengimbau para pengelola pasar tradisional, mal, dan supermarket untuk peduli prokes para pengunjung. Pemeriksaan suhu badan tiap konsumen tetap harus dilakukan. 

Sarana cuci tangan dengan sabun harus selalu tersedia. Dan sebisa mungkin tetap diberlakukan pembatasan jumlah pengunjung dengan pengaturan secara proporsional. (Rls)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment