News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Bandara YIA Mulai Simulasi Penggunaan GeNose

Bandara YIA Mulai Simulasi Penggunaan GeNose


Bandara YIA Mulai Simulasi Penggunaan GeNose


WARTAJOGJA.ID : Simulasi GeNose C-19 pertama kali di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) mulai dilakukan pada Kamis 18 Maret 2021.

Namun, terkait penggunaan GeNose  secara resmi saat ini masih menunggu surat edaran dan arahan dari regulator terkait.

Pelaksana tugas General Manager Bandara YIA Agus Pandu Purnama mengatakan simulasi GeNose ini tidak melibatkan penumpang.

"Simulasi penggunaan GeNose hanya melibatkan komunitas bandara seperti pegawai maskapai, pegawai bandara, dan pegawai ground handling," kata Pandu Kamis 18 Maret 2021.

Pandu mengatakan pada kegiatan simulasi hari ini, fasilitas dan peralatan yang disediakan yaitu 3 unit mesin GeNose, 300 kantong GeNose, 5 bilik pemeriksaan, ruang isolasi, 2 bilik pengambilan hasil, sejumlah tenaga medis, sejumlah tenaga administrasi, dan petugas umum yang bertugas mengatur antrean. 


Bandara YIA Mulai Simulasi Penggunaan GeNose


Area simulasi GeNose terletak di lantai mezzanine area keberangkatan YIA di mana area tersebut sama dengan area pemeriksaan tes Antigen. 

Ada beberapa prosedur dan alur penggunaan GeNose yang disimulasikan.

Pertama calon penumpang menuju tempat pendaftaran untuk mengambil nomor antrean. Untuk sementara, pendaftaran dapat dilakukan secara manual maupun melalui aplikasi PanggilAja.com dan aplikasi Farmalab.

Kedua calon penumpang melakukan pembayaran di tempat pembayaran yang terpisah dari tempat pendaftaran.

Ketiga aetelah melakukan pembayaran, calon penumpang mengambil sampel napas di bilik yang telah disediakan dekat tempat pembayaran sesuai dengan nomor urut. 

Adapun sampel napas yang diambil adalah pembuangan napas pada kembusan ketiga. Langkahnya yaitu, penumpang menghirup napas melalui hidung dan membuangnya melalui mulut. Setelah dua kali menghirup napas dari hidung dan membuangnya melalui mulut, maka pada pengambilan napas ketiga, langsung hembuskan ke dalam kantong hingga kantor terisi penuh napas.Kemudian kunci kantong agar udara napas di dalam tidak keluar.

Keempat calon penumpang menyerahkan kantong udara kepada petugas. Kelima petugas operator GeNose melakukan pemeriksaan kantong udara dengan alat GeNose C-19. 

Keenam, selama menunggu hasil, calon penumpang menunggu di ruang tunggu pengambilan sampe GeNose C-19. 

Ketujuh, calon penumpang dapat mengambil hasil tes setelah petugas akan memanggil nomor urut dan identitas calon penumpang. 


Bandara YIA Mulai Simulasi Penggunaan GeNose


Tahap kedelapan, jika hasil tes GeNose positif, maka petugas akan memberikan konsultansi, informasi, dan edukasi tekait hasil pemeriksaan dan menyarankan penumpang untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Serta memberikan surat rujukan atau surat keterangan hasil pemeriksaan untuk dilaporkan calon penumpang ke Puskesmas sesuai domisili. 

Kemudian petugas keamanan akan mengarahkan calon penumpang untuk meninggalkan bandara dengan tetap melakukan protokol kesehatan 3M dengan benar.

Terakhir, jika hasil tes negatif, calon penumpang dapat melanjutkan proses keberangkatan selanjutnya dengan menunjukkan hasil GeNose C-19 negatif kepada petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk divalidasi. 

Calon penumpang juga menunjukkan hasil GeNose C-19 yang sudah divalidasi ke petugas maskapai saat proses check in dan boarding.


Bandara YIA Mulai Simulasi Penggunaan GeNose


"Simulasi GeNose C-19 hari ini di YIA berjalan lancar dan tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan," kata Pandu.

Pandu mengatakan simulasi GeNose tetap akan dievaluasi secara internal dan dilaporkan ke Kementerian Perhubungan.

PT.Angkasa Pura I  memperkirakan GeNose C-19 dapat resmi digunakan di bandara mulai April atau Mei mendatang.

Nantinya, ketika sudah resmi dapat digunakan di bandara, untuk melakukan pemeriksaan GeNose C-19 di bandara, terdapat beberapa syarat dan prosedur bagi calon penumpang sebelum melakukan pemeriksaan

Antara lain calon penumpang telah memiliki tiket penerbangan, 
dalam kondisi sehat,
dilarang merokok, makan, minum (kecuali air putih) selama 30 menit sebelum pemeriksaan sampe napas.  

Calon penumpang harus mendaftar dan membayar sesuai nomor urut di tempat yang telah disediakan.
Petugas memberikan kantorng GeNose C-19 pada calon penumpang setelah proses pembayaran.
Calon penumpang disarankan untuk melakukan pemeriksaan GeNose C-19 H-1 sebelum keberangkatan untuk mengantisipasi terjadinya penumpukkan atau kepadatan antrean atau selambat-lambatnya 3 jam sebelum keberangkatan.

Setelah dilakukan simulasi, dapat diperkirakan bahwa waktu layanan pemeriksaan GeNose C-19  yang dibutuhkan calon penumpang sejak pendaftaran hingga menerima hasil berkisar antara 20 hingga 30 menit. Nantinya, waktu operasional layanan GeNose C-19 di 15 bandara  menyesuaikan dengan waktu operasi layanan swab antigen dan PCR di bandara Angkasa Pura I.  (Cak/Rls)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment