News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Anggota DPRD Kota Yogya Bambang Seno Baskoro Dorong Pemkot Sinergikan OPD Demi Perbanyak Ruang Hijau Terbuka

Anggota DPRD Kota Yogya Bambang Seno Baskoro Dorong Pemkot Sinergikan OPD Demi Perbanyak Ruang Hijau Terbuka



Anggota DPRD Kota Yogyakarta dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Seno Baskoro atau BSB (kanan) beri bantuan bibit kepada warga dan dorong optimalisasi Lorong Sayur untuk RTHP.


WARTAJOGJA.ID: Anggota DPRD Kota Yogyakarta dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Seno Baskoro menyoroti masih minimnya Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) di Kota Yogyakarta hingga saat ini.

"Sebenarnya Pemkot Yogya telah memiliki program bagus untuk memenuhi ruang terbuka hijau yang masih minim saat ini yaitu dengan program Lorong Sayur," kata BSB, panggilan akrab Bambang Seno Baskoro pada Jumat (19/3/2021).

Lorong Sayur itu, ujar BSB, seyogyanya bisa dikelola lebih optimal demi mengatasi jumlah kebutuhan RTHP di Kota Yogyakarta yang hingga 2020 lalu masih jauh dari harapan seperti amanat Undang-undang No. 26 Tahun 2007.

"Lorong Sayur itu punya dua manfaat jika dioptimalkan, selain menggerakkan ekonomi warga melalui budidaya tanaman bermanfaat tapi juga memenuhi kebutuhan ruang terbuka hijau," ujar BSB yang juga unsur pimpinan Fraksi Golkar DPRD Kota Yogyakarta itu. 

Hanya saja, titik-titik Lorong Sayur ini masih cukup minim dibanding wilayah Kota Yogya. BSB mensinyalir, minimnya titik Lorong Sayur karena yang menanganinya bukan lintas sektor atau digarap keroyokan.

Lorong Sayur itu selama ini masih banyak dihandle sendiri Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta. Padahal, ujar BSB, banyak bidang yang bisa membantunya jika Lorong Sayur ini juga ditempatkan sebagai upaya mewujudkan RTH publik.

"Kalau Lorong Sayur ini ditemparkan dalam kaitan dengan RTH publik, masuknya bisa ke Dinas Lingkungan Hidup, maka saran kami di DPRD baik Dinas Pertanian dan Dinas Lingkungan Hidup ini harus bisa bersinergi," ujar BSB yang tak jarang turun langsung ke warga sembari berdialog dan membagikan bantuan berupa bibit-bibit tanaman itu.


Anggota DPRD Kota Yogyakarta dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Seno Baskoro atau BSB (tengah) tinjau lapangan dan dorong optimalisasi RTHP

Dengan sinergi dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu BSB optimis impian menjadikan Lorong Sayur sebagai program ketahaan pangan dan peningkatan ekonomi wilayah makin cepat terwujud. Selain itu RTH publik di Kota Yogya juga lebih cepat terwujud.

"Jadi gerakkan Kampung Hijau lewat Lorong Sayur ini jangan dibiarkan nanggung efektifitasnya dengan hanya menggerakkan satu instansi, tapi antar instansi/dinas agar output/outcomenya lebih maksimal," kata BSB.

Namun BSB mengingatkan, ketika antar instansi bergerak memperbanyak titik Lorong Sayur ini, masing masing harus bersinergi mengawal dan mendampingi masyarakat agar program ini berjalan.

"Upaya penghijauan kampung ini jangan sampai hanya dimaknai masyarakat untuk keperluan lomba saja,  namun didasari semangat menghijaukan kampung dan wilayahnya," kata BSB.

Sebagai catatan, RTHP yang dikelola Pemkot Yogya per 2020 lalu dilaporkan baru seluas 6.290 meter persegi dari luasan Kota Yogyakarta 32,5 kilometer persegi.

Mengacu undang-undang, luas minimal RTHP adalah 30 persen dari luas wilayah yang terbagi dalam rincian 20 persen publik dan 10 persen privat.


Anggota DPRD Kota Yogyakarta dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Seno Baskoro atau BSB (belakang) sambangi warga dan dorong optimalisasi RTHP


Sedang luas RTHP di Kota Yogyakarta baru 23 persen, itupun didominasi RTH privat sebesar 15 persen dan RTH publik 8 persen.

"Harapan kami dengan makin banyak titik Lorong Sayur ini membuat masyarakat lebih kuat ketahanan pangannya, ekonomi meningkat, dan yang pasti RTH publik segera tercapai sesuai harapan," ujar unsur Pimpinan Fraksi Golkar Kota Yogyakarta BSB itu.

(Cak/Rls)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment