News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Begini Perbincangan Pengayuh Becak dengan Presiden Jokowi Saat Tinjau Vaksinasi Massal di Yogya

Begini Perbincangan Pengayuh Becak dengan Presiden Jokowi Saat Tinjau Vaksinasi Massal di Yogya



Presiden Jokowi sapa warga yang ikut vaksinasi massal di Yogya Senin (1/3) (ist)




WARTAJOGJA.ID : Kota Yogyakarta akan menggelar vaksinasi massal bagi sektor informal mulai tanggal 1 Maret 2021 ini hingga 6 Maret 2021 mendatang dengan sasaran mencapai 19.897 orang yang sebelumnya telah terdaftar.

Cakupan vaksinasi massal bagi petugas atau pekerja publik semakin diperluas. Vaksinasi tahap kedua yang telah dimulai pada pertengahan Februari tersebut dimaksudkan untuk memberikan perlindungan awal terhadap virus korona bagi para pekerja yang dalam kesehariannya bekerja di lingkungan padat interaksi dengan publik.

Dalam rangkaian kunjungan kerja di Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Senin, 1 Maret 2021, Presiden Joko Widodo berdialog dengan warga sembari meninjau jalannya proses vaksinasi massal di Pasar Beringharjo dan Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Kota Yogyakarta.

Salah satunya dengan Paimin, 68 tahun, Ketua Paguyuban Becak Kayuh Wisata Yogyakarta Istimewa yang disapa oleh Presiden Jokowi.

"Presiden tadi tanya, 'Pripun Pak rasane (Bagaimana Pak rasanya) ?'" ujar Paimin menirukan.

Paimin pun spontan menjawab Jokowi, "Boten nopo-nopo, Pak, penak kok, boten wonten efeke nopo-nopo (Tidak apa-apa, enak kok, efek sampingnya tidak ada)," ujar pria yang kesehariannya mangkal di depan hotel bintang empat sekitar Malioboro itu.

Paimin menuturkan ia juga sempat meminta presiden agar mempriorotaskan vaksinasi untuk pelaku pelaku usaha jasa wisata di level bawah seperti mereka. 

Sehingga wisatawan lokal dan mancanegara percaya ketika menggunakan jasa mereka kelak sehingga mereka bisa memperoleh penghasilan normal lagi.

Paimin merupakan satu pelaku usaha jasa wisata di kawasan Malioboro yang hampir setahun belakangan terpuruk karena wabah Corona. Anjloknya kunjungan wisatawan membuat dirinya juga banting setir dan meninggalkan sementara profesinya.


Presiden Jokowi tinjau vaksinasi massal di Yogya Senin (1/3) (ist)


Presiden Jokowi mengatakan “Hari ini saya berkunjung ke Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya di Kota Yogya. Saya tadi melihat proses vaksinasi yang dilakukan untuk para pedagang di Pasar Beringharjo berjalan lancar, juga untuk para pedagang kaki lima, para pelaku usaha, kemudian penjaga toko, serta karyawan di usaha-usaha yang ada di jalan Malioboro sampai alun-alun juga proses vaksinasinya berjalan dengan lancar dan baik,” ujar Presiden selepas peninjauan vaksinasi di Museum Benteng Vredeburg.

Kota Yogyakarta akan menggelar vaksinasi massal bagi sektor informal mulai tanggal 1 Maret 2021 ini hingga 6 Maret 2021 mendatang dengan sasaran mencapai 19.897 orang yang sebelumnya telah terdaftar. 


Presiden Jokowi tinjau vaksinasi massal di Yogya Senin (1/3) (ist)


Cakupan dari kegiatan vaksinasi massal tersebut ialah para pedagang Pasar Beringharjo, pedagang kaki lima, pegawai toko, pengayuh becak, kusir andong di Kawasan Tugu dan Malioboro, hingga para pelaku usaha jasa pariwisata.

Penyelenggaraan vaksinasi massal itu akan dipusatkan di tiga lokasi, yakni Pasar Beringharjo, Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, dan Taman Parkir Abubakar Ali yang dalam pelaksanaannya dilakukan pengaturan sesuai dengan protokol kesehatan.


Presiden Jokowi tinjau vaksinasi massal di Yogya Senin (1/3) (ist)


“Totalnya (kurang lebih) ada 19.900 dan kita harapkan ini akan segera diselesaikan sehingga kita berharap ekonomi bisa pulih dan bangkit kembali, kemudian pariwisata di Yogyakarta juga bisa bergeliat kembali dan menumbuhkan ekonomi yang ada di Provinsi Yogyakarta khususnya Kota Yogya,” ucapnya.




Hadir dalam pelaksanaan vaksinasi massal tersebut di antaranya Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan Juru Bicara Pemerintah Covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro. (Cak/Rls)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment