News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Begini Aksi Kawulo Ngayogyakarta Tolak Demo Anarkis

Begini Aksi Kawulo Ngayogyakarta Tolak Demo Anarkis




Kawulo Ngayogyakarta gelar aksi tolak demo anarkis (Arifin)


WARTAJOGJA.ID : Kota Yogyakarta sempat dilanda ricuh beberapa waktu lalu ketika berbagai elemen menggelar aksi unjuk rasa menentang UU Omnibus Law.

Banyak korban luka dan sejumlah material rusak akibat bentrok antara pengunjuk rasa dan kepolisian serta kantor yang ada di kawasan Malioboro.

Oleh sebab itu, guna menjaga kondusivitas ke depan di Yogya ratusan massa Komunitas Kawulo Ngayogyakarta (KKN) melakukan aksi tolak demo anarkis di Pertigaan UIN Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta, Minggu (25/10/2020). 

Komunitas ini terdiri dari 50 organisasi masyarakat, relawan dan komunitas.

Komunitas itu melakukan Kirab Bergodo Aksi Budaya dari Bundaran UGM, kemudian dilanjutkan dengan long march menuju Pertigaan UIN Suka Yogyakarta. Di perjalanan, Aksi Budaya ini juga membagikan 1000 masker kepada masyarakat sekitar.



Kawulo Ngayogyakarta gelar aksi tolak demo anarkis (Arifin)


Koordinator Komunitas Kawulo Ngayogyakarta, Waljito menjelaskan, tuntutan yang disuarakan dari aksi budaya ini menuntut kepada semua pihak agar saat melakukan aksi unjuk rasa tidak anarkisme dan menganggu ketertiban umum. 

Ia pun mempersilakan masyarakat untuk kritis, tapi kekritisan itu tidak disampaikan dengan wujud anarkis. "Kekritisan itu diwujudkan dalam bentuk kritikan-kritikan yang bagus," kata Waljito.



Kawulo Ngayogyakarta gelar aksi tolak demo anarkis (Arifin)


Ia juga menjelaskan aksi massa dengan melibatkan bergodo sebagai simbol kebudayaan di Jogja. Untuk menunjukkan aksi tidak harus diwarnai dengan anarkisme, melainkan simbol budaya. 

"Anarkisme dipandang tidak mencerminkan Kota Jogja sebagai kota budaya. Untuk itu, Kawulo Ngayogyakarta siap melawan segala bentuk perbuatan yang menjurus anarkisme yang dilakukan oleh kelompok-kelompok manapun," bebernya.



Kawulo Ngayogyakarta gelar aksi tolak demo anarkis (Arifin)


"Mahasiswa jika ingin menyampaikan aspirasi, kita akan dukung. Namun kita akan lawan kalau dalam aksi  unjuk rasa ada anarkisme," imbuh Waljito.

Kasatlantas Polres Sleman AKP Mega Tetuko menyampaikan, terkait pengamanan dan rekayasa lalu lintas saat adanya Kirab Bergodo. 
"Mengurangi arus yang searah dan sejalan dengan rombongan, misalnya dari Bundaran UGM sampai perempatan Sagan. 


Kawulo Ngayogyakarta bagikan masker di sela gelar aksi tolak demo anarkis (Arifin)

Kendaraan yang berada di belakang rombongan, dialihkan terlebih dahulu," jelasnya.
"Kemudian setelah rombongan lewat, kita buka kembali," imbuh Mega.

Meskipun ada penutupan ruas jalan, Mega mengaku pada 16.30 WIB, pembukaan ruas jalan sudah dilakukan. Sebelumnya, ada pengalihan kendaraan roda empat di depan gedung Wanitatama dan di Penggalan Gajah Wong dari arah timur. 


Kawulo Ngayogyakarta gelar aksi tolak demo anarkis (Arifin)


"Ada 40 personel lantas diterjunkan di simpang tiga UIN Sunan Kalijaga," ujarnya. (Arifin)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment