News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Senat Mahasiswa Akademi Kesejahteraan Sosial Gelar LDKM Secara Virtual

Senat Mahasiswa Akademi Kesejahteraan Sosial Gelar LDKM Secara Virtual

LKDM Senat Mahasiswa AKS-AKK Yogyakarta secara virtual, Jumat-Sabtu (17-18/7).
WARTAJOGJA.ID : Senat Mahasiswa (Sema) Akademi Kesejahteraan Sosial “AKK” (AKS-AKK) Yogyakarta menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM), Orasi, dan Pelantikan Calon Anggota Sema TA 2020/2021 secara virtual, Jumat-Sabtu (17-18/7).

Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan AKS-AKK Teti Kuswati BA SSos MM menyampaikan, setiap tahunnya organisasi Sema akan merekrut calon anggota baru untuk meneruskan program kerja tahun sebelumnya. Selain bertalenta, kandidat juga harus mempunyai jiwa kepemimpinan. Untuk itu LDKM yang bertema “Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan yang Berintegritas Selaras dengan Literasi Digital” ini diadakan.

"Selain sebagai ajang seleksi dan pelatihan bagi calon anggota Sema agar siap menjadi seorang pemimpin, kegiatan ini sekaligus menampilkan orasi bagi setiap calon untuk menentukan Ketua dan anggota inti Sema. Pelantikan baru akan dilaksanakan Kamis 23 Juli besok," ujar Teti.
"LDKM yang diikuti 40 mahasiswa ini merupakan kegiatan daring perdana sekaligus dijadikan sebagai ajang pelatihan digital untuk para mahasiswa calon Sema AKS-AKK," kata Ketua Panitia LDKM Aisa Ratna Sedonya.

Pembicara pertama, Dosen UIN Suka Aris Risdiana Ekasasmita SSosI menjelaskan materi "Leadership dan Literasi Digital". Di era digital dan Revolusi Industri 4.0. Saat ini, mahasiswa dituntut untuk progresif secara akademik dan aktif dalam berorganisasi. E-Leader atau Virtual Leader menghadapi tantangan yang lebih berat untuk menggerakkan dan memotivasi anggotanya dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Namun harus tetap memperhatikan regulasi, etika dan aturan main, dan arus komunikasi dalam pemanfaatan teknologi.

"Seorang leader harus mengambil peran sebagai konseptor, manajer, motivator, mediator, dan negosiator sekaligus. Selain menambah pengetahuan, organisasi kampus seperti Sema bisa melatih kemampuan komunikasi mahasiswa, meluaskan jaringan, dan menumbuhkan rasa percaya dirinya," ujar Aris.

Pembicara selanjutnya Direktur AKS-AKK Dra Prihatin Saraswati MA memaparkan langkah untuk "Membangun Pemimpin yang Berkarakter". Menurutnya, tujuan organisasi hanya bisa dicapai dengan dukungan, inisiatif, dan kreativitas anggotanya. Di sini peran seorang pemimpin yang berkarakter sangat dibutuhkan.

"Integritas, moral, tenggang rasa, rendah hati, bijaksana, berwawasan luas, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, terbuka dan menghargai prestasi, komunikatif, peduli lingkungan dan sosial, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa melayani, yang mendasari semua keberaniannya dalam mengambil keputusan, haruslah menjadi karakter utama seorang leader," ungkap Saraswati.

Ketua Himpunan Mahasiswa PKK Indonesia (HMPKKI) Taqy Khanif Alfata menyajikan materi pengenalan organisasi yang dipimpinnya. Dijelaskan, memimpin adalah seni memuji secara terbuka, menegur secara tertutup, dan menanggung kegagalan tim secara pribadi.

"HMPKKI sebagai wadah komunikasi bagi mahasiswa jurusan Boga, Busana, dan Rias baik sosial maupun terapan di Indonesia, melalui berbagai aktivitas departemen dalam organisasinya, melatih anggota untuk memahami bahwa leadership bukanlah soal kemenangan dan kekuasaan, tapi lebih kepada pengabdian dan tanggung jawab," terang Taqy.

(Rls/Cak)  

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment