News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Dies Natalis ke-68, Universitas Janabadra Yogyakarta Perkuat Mutu Akademik dan Respons Tantangan Pasar Kerja Global

Dies Natalis ke-68, Universitas Janabadra Yogyakarta Perkuat Mutu Akademik dan Respons Tantangan Pasar Kerja Global


WARTAJOGJA.ID :  Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-68 di Auditorium KPH Mr Soedarisman Poerwokoesoemo, Yogyakarta, Rabu (7/10/2026). 

Mengusung tema “Transformasi Digital dan Rekayasa Berkelanjutan dalam Menghadapi Era Perubahan Cepat”, peringatan ini menegaskan arah strategis kampus dalam memperkuat kurikulum berbasis teknologi, membenahi tata kelola, serta merespons dinamika ketenagakerjaan modern.

​Capaian Strategis dan Penguatan Mutu Institusi

​Dalam laporan tahunannya, Rektor Universitas Janabadra, Dr. Risdiyanto, S.T., M.T., memaparkan berbagai transformasi penting yang diraih kampus selama satu tahun terakhir. 

Salah satu capaian monumental adalah peningkatan status akreditasi institusi UJB dari predikat "Baik" menjadi "Baik Sekali" berdasarkan Keputusan BAN-PT Nomor 1812/SK/BAN-PT/Ak/PT/IX/2024.

​Di bidang kelembagaan dan akademik, UJB resmi membuka Program Studi Magister Kenotariatan (M.Kn.) berdasarkan SK Kemendikbudristek Nomor 556/E/O/2024. Peningkatan kualitas SDM pengajar juga mencatat kemajuan signifikan dengan bertambahnya jumlah dosen bergelar Doktor (S3), kenaikan jabatan fungsional Lektor Kepala, serta diraihnya gelar Profesor/Guru Besar oleh Prof. Dr. Raden Murjiyanto, S.H., M.Kn. dan Prof. Dr. Fransisca Romana Harjiyatni, S.H., M.Hum.

​"Buah ikhtiar dan doa bersama: kurikulum dimantapkan, mutu dosen ditingkatkan, fasilitas diperbarui, riset digiatkan, dan tata kelola dibenahi," tegas Dr. Risdiyanto.

​Resiliensi Finansial dan Kesejahteraan Pegawai

​Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan nasional, UJB berhasil mempertahankan akuntabilitas serta stabilitas keuangan lembaga. 

Rektor mengungkapkan bahwa pengelolaan anggaran yang cermat memungkinkan universitas memberikan hak-hak pegawai secara penuh, termasuk pembayaran insentif dan Tunjangan Hari Raya (THR).

​"Patut disyukuri — di tengah badai PHK dan kondisi ekonomi yang tidak baik-baik saja," kata Risdiyanto menekankan komitmen kampus terhadap kesejahteraan tenaga pendidik dan kependidikan.


​Riset dan pengabdian kepada masyarakat juga mencatatkan pertumbuhan positif melalui peningkatan hibah eksternal Kemendikbudristek, pendanaan internal, serta kolaborasi internasional seperti program Erasmus+. 

Di ranah kemahasiswaan, para mahasiswa UJB berhasil menorehkan prestasi di ajang nasional maupun internasional, seperti ajang LETIN, PIMNAS, hingga kejuaraan olahraga.

​Orasi Ilmiah Menaker: Disrupsi AI dan Rekrutmen Berbasis Skill

​Puncak acara peringatan diisi dengan orasi ilmiah oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., yang mengulas dinamika pasar kerja di era disrupsi teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

​Menaker menyoroti masalah struktural skill mismatch di Indonesia yang masih berada di angka 50–60%, serta tantangan fenomena underemployment di mana banyak lulusan bekerja di bawah tingkat kualifikasi akademiknya. Selain itu, ia menjelaskan pergeseran mendasar dalam lanskap rekrutmen global.


​"Rekrutmen berbasis skill: pasar kerja menilai apa yang bisa dibuktikan, bukan gelar yang dimiliki," papar Prof. Yassierli. Ia menambahkan bahwa industri masa kini lebih memprioritaskan sertifikasi kompetensi, portofolio nyata, serta kemampuan beradaptasi (adaptability) dibanding sekadar lembar ijazah.

​Menaker berpesan agar lulusan perguruan tinggi tidak hanya mengandalkan kelulusan formal. "Jangan lulus hanya dengan ijazah. Luluslah dengan kemampuan/kompetensi yang bisa dibuktikan," ujarnya.

Menaker juga mendorong mahasiswa menguasai core skills, bahasa asing, dan kecakapan berinteraksi dengan AI.

​Arah Strategis Masa Depan

​Menutup laporan tahunan, UJB menetapkan enam langkah strategis pengembangan UJB ke depan. Arah kebijakan tersebut mencakup:

  • ​Pemberlakukan kurikulum Outcome Based Education (OBE) secara menyeluruh.

  • ​Peningkatan kualitas dan kuantitas riset serta pengabdian masyarakat.

  • ​Penyempurnaan sistem layanan berbasis digital secara berkelanjutan.

  • ​Penguatan jaringan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

  • ​Peningkatan sarana, prasarana, dan fasilitas pembelajaran.

  • ​Peningkatan tata kelola serta kesejahteraan dosen dan tenaga kependidikan.

​Rangkaian peringatan Dies Natalis ke-68 ini ditutup dengan penegakan komitmen bersama seluruh sivitas akademika untuk terus berinovasi dan menjaga nilai-nilai kebangsaan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.  

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment